Wamendag pada Block Community Conference 2022 : Konsep Kripto dan Blockchain Memberi Pengaruh Luas dan Intensif di Berbagai Sektor

0
79
Block Community Conference 2022
Acara Block Community Conference 2022 dengan tema “Blockchain and IoT Integration for The Future” yang diselenggarakan oleh PT Indodak Nasional Indonesia (Indodax) di Sahid Jaya Hotel & Convention, Yogyakarta, Sabtu,10 September 2022 (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Yogyakarta) Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga memberikan sambutan pada acara Block Community Conference 2022 dengan tema “Blockchain and IoT Integration for The Future” yang diselenggarakan oleh PT Indodak Nasional Indonesia (Indodax) di Sahid Jaya Hotel & Convention, Yogyakarta, Sabtu (10 Sep).

Block Community Conference 2022
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga memberikan sambutan pada acara Block Community Conference 2022, di Sahid Jaya Hotel & Convention, Yogyakarta, Sabtu, 10 September 2022 (Foto: Kemendag)

Wamendag mengatakan, “Perdagangan aset kripto merupakan bagian dari ekonomi digital yang sedang berkembang di Indonesia. Konsep kripto dan blockchain nantinya akan memberikan pengaruh luas dan intensif dalam berbagai sektor.”

Lanjut Wamendag, terlebih lagi aset kripto akan mengubah pola-pola pengaturan ekonomi perdagangan lama, dari berbasis otoritas negara menjadi otoritas pasar dan komunitas. Oleh karena itu, aset kripto harus teratur dan terlembaga serta berada di bawah pengaturan negara.

Wamendag menjelaskan, salah satunya, Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah menerbitkan Peraturan Bappebti (Perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

Peraturan ini merupakan pembaruan sekaligus mencabut Perba Nomor 7 Tahun 2020. Pada Perba Nomor 7 Tahun 2020, terdapat 229 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan. Kemudian, dengan diterbitkannya Perba Nomor 11 Tahun 2022, maka jumlah tersebut meningkat menjadi 383 jenis.

Sedangkan, pertumbuhan nilai transaksi maupun jumlah pelanggan aset kripto di Indonesia, lanjut Wamen, sangat luar biasa. Tambahnya, perdagangan fisik aset kripto di Indonesia yang juga merupakan ekonomi digital, dalam beberapa tahun belakangan ini berkembang cukup masif.

Pada tahun 2021, nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia tercatat sebesar Rp859,4 triliun dan pada tahun 2022, hingga bulan Juli tercatat sebesar Rp232,4 triliun.

Wamendag juga menjelaskan, meskipun harga aset kripto sedang mengalami penurunan, namun tidak mengurangi minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen ini.  Fenomena penurunan harga ini juga merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari suatu mekanisme pasar pada industri aset kripto.

Hal ini menjadi tantangan dan peluang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk dapat menciptakan suatu ekosistem perdagangan fisik aset kripto yang bergairah, tetapi tetap dapat berjalan dengan transaparan dan memperhatikan aspek hukum yang berlaku di Indonesia.

“Perkembangan nilai transaksi maupun pelanggan aset kripto yang luar biasa ini perlu untuk terus dikawal bersama agar perdagangan fisik aset kripto di Indonesia tetap berada di koridor yang benar,” tutup Wamendag.

Untuk itu jelasnya, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengatur industri ini dalam sejumlah peraturan agar menciptakan ekosistem perdagangan fisik aset kripto yang yang transparan, efisien, dan efektif dalam persaingan yang sehat.

PT Indodax mencatatkan nilai transaksi sebesar 38,3% dari jumlah total nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada periode Januari—Juli 2022. Melihat perkembangan yang sudah dicapai oleh Indodax, diharapkan perusahaan ini dapat terus berkembang dan meningkatkan pelayanannya pada para pelanggan dan memberikan edukasi yang benar pada masyarakat.

Acara Block Community Conference 2022 turut dihadiri Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti, Tirta Karma Senjaya; CEO PT Indodax Nasional Indonesia, Oscar Darmawan; serta jajaran Direksi PT Indodax Nasional Indonesia.

Baca juga:

Coinfest Asia: Menuju Aset Kripto Indonesia Berdaya Saing di Pasar Internasional