Mendag Lepas Ekspor Produk Alas Kaki “Nike” ke Belanda

0
61
NIKE
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, melepas ekspor produk alas kaki produksi PT Pratama Abadi Industri dengan merek Nike senilai USD211 ribu menuju negara Belanda. (Foto: Humas Kemendag)

(Vibizmedia – Industry) Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, pada Selasa (13/9/2022), melepas ekspor produk alas kaki produksi PT Pratama Abadi Industri merek Nike senilai USD211 ribu, menuju negara Belanda.

Ekspor produk alas kaki produksi perusahaan dalam negeri itu dapat memperkuat rantai pasok dan industri padat karya.

“Pelepasan ekspor itu dapat menopang penguatan rantai pasok global produk alas kaki dunia dan industri padat karya. Pelepasan ekspor ini juga menjadi momentum perluasan pasar ekspor produk Indonesia serta sebagai penggerak roda perekonomian Indonesia di masa pemulihan pascapandemi,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Tahun 2021 Indonesia berada di urutan ke-6 sebagai negara eksportir produk alas kaki terbesar, dengan pangsa pasar sebesar 3,88 persen. Pada periode lima tahun terakhir (2017—2021), nilai ekspor alas kaki Indonesia ke dunia menunjukkan tren yang positif sebesar 4 persen.

“Ekspor alas kaki Indonesia pada 2021 tercatat sebesar USD6,16 miliar atau tumbuh secara signifikan sebesar 28,76 persen dibandingkan tahun 2020. Ekspor alas kaki Indonesia di tahun 2021 juga melampaui nilai ekspor pada tahun 2019 sebelum pandemi COVID-19 sebesar USD4,40 miliar. Sejumlah perusahaan alas kaki juga tengah meningkatkan kapasitas produksi mereka di Indonesia seiring permintaan ekspor yang naik,” jelas Mendag Zulkifli Hasan.

Nilai ekspor alas kaki Indonesia tumbuh cukup pesat untuk negara tujuan Amerika Serikat (naik 50,8 persen), Belgia (66,1 persen), Republik Rakyat Tiongkok (6,9 persen), Jerman (55,3 persen), dan Jepang (18,4 persen).

Pada Januari─Juni 2022, nilai ekspor alas kaki Indonesia ke Belanda mencapai USD99,04 juta atau meningkat 29,65 persen dari nilai di periode yang sama tahun sebelumnya yaitu USD76,42 juta.

Bea masuk produk alas kaki di negara-negara Uni Eropa masih cukup tinggi sehingga daya saing produk Indonesia masih perlu ditingkatkan agar memiliki persetujuan perdagangan bebas (FTA).

Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan apresiasinya kepada PT Pratama Abadi Industri beserta jajarannya yang terus mendorong peningkatan ekspor alas kaki Indonesia.

“Ekspor yang dilakukan Nike Indonesia bukan hanya memberi keuntungan bagi produk domestik bruto (PDB), tapi juga telah menyerap lebih dari puluhan ribu tenaga kerja di Indonesia. Untuk itu, Kementerian Perdagangan terus mendukung PT Pratama Abadi Industri dalam meningkatkan ekspornya serta perusahaan-perusahaan padat karya lainnya yang menyerap tenaga kerja sekaligus berorientasi ekspor,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Juga: Mendag Lepas Ekspor 10 Kontainer Produk Tekstil Senilai US$ 400.000