Kemenparekraf Dorong Pemda Fasilitasi Uji Petik Kopi Robusta Pagar Alam Sumsel

0
345
Kopi
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sedang memetik kopi. FOTO: PEMPROV SUMSEL

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong Kopi Robusta Pagar Alam Sumatera Selatan menjadi produk unggulan yang diharapkan mampu membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Kopi tersebut ditanam di ketinggian 1.000-1.600 di atas permukaan laut (mdpl).

“Menariknya, kopi robusta ini biasanya ada di ketinggian 100 meter ke bawah. Tapi, ini saya baru nyoba di 1000 sampai 1600 meter. Dan ternyata, saat saya mencicipi cita rasanya sangat unik. Ini salah satu yang ingin kita kedepankan. Jadi, menurut saya ini layak untuk kita dorong,” jelas Sandiaga Uno saat hadir di Workshop Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) di Villa Ex MTQ Gunung Gare, Selasa, 13 September 2022.

Sandi juga mendukung agar pemerintah daerah segera melakukan uji petik pada tahun depan sehingga kota ini bisa masuk ke dalam ekosistem Kabupaten/Kota Kreatif. Untuk itu, pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap pelaku ekraf termasuk berupa pelatihan, memberikan akses perluasan pemasaran, hingga bantuan pembiayaan kepada pelaku ekraf.

“Saya tadi sudah berkoordinasi agar tahun depan difasilitasi uji petik, sehingga nanti terpilih subsektornya. Syukur-syukur kopi, karena kopi ini sangat ikonik di sini, ini bisa kita dorong dan nanti setelah mengikuti uji petik dan ditetapkan kota kreatif, ini bisa diikutsertakan di Indonesia Creative City Network dan sampai bisa ke tingkat dunia melalui UNESCO,” ungkap Sandiaga.

Sementara, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Hariyanto menyatakan kesiapannya untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif Pagar Alam melalui program Kemenparekraf, seperti BEDAKAN (Bedah Desain Kemasan) hingga pelatihan SDM.

“Dan jika ada kolaborasi promosi produk, dari unit kerja kami siap membranding Kota Pagar Alam melalui kegiatan uji petik. Melalui uji petik inilah Kota Pagar Alam bisa masuk dalam ekosistem Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia,” kata Hariyanto.

Sedangkan, Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni menyampaikan kopi menjadi prioritas dan mata pencaharian masyarakat Pagar Alam. Dirinya berharap Kopi Robusta Pagar Alam bisa menjadi produk ekonomi kreatif unggulan.

“Kami juga berharap kopi kami bisa menembus pasar ekspor,” tegas Alpian.