Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Belum Diberlakukan Pada 2022

0
48
pengisian BBM
Sejumlah pengendara roda dua mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Jalan Setj Adji Palangka Raya, Rabu (26/1/2022). Menurut petugas SPBU menjelaskan mulai hari ini tidak ada kendala antrian BBM, karena pasokan yang tersedia cukup memenuhi permintaan pelanggan. (Foto: Info Publik)

(Vibizmedia – Nasional) Seperti dilansir Info Publik, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji, melalui keterangan tertulisnya, Senin (12/9/2022), menyatakan, demi kepentingan masyarakat, pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi kemungkinan tidak akan diberlakukan pada 2022.

Hal ini dikarenakan pemerintah masih memikirkan nasib masyarakat di tengah kenaikan harga kedua BBM jenis penugasan dan subsidi tersebut.

Tutuka menjelaskan, pemberlakuan pembatasan pembelian BBM Pertalite dan Solar Subsidi itu baru dilakukan setelah revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hingga saat ini, Tutuka melanjutkan,  revisi aturan tersebut masih dibahas secara mendalam, sehingga pelaksanaannya tidak menambah beban masyarakat.

Tutuka menegaskan, pihaknya juga belum bisa memastikan pembatasan pembelian Pertalite dan Solar Subsidi akan dijalankan pada 2023.

Ia menjelaskan, hal ini dikarenakan pemerintah masih harus hati-hati lantaran harga BBM saat ini sudah mengalami kenaikan.

Sebelumnya, pemerintah akan membatasi pembelian Pertalite dan Solar Subsidi sebagai langkah BBM tepat sasaran, sehingga bisa menekan konsumsi kedua BBM subsidi itu, supaya anggaran subsidi BBM tidak terlalu membengkak.

Rencananya, untuk yang berhak menggunakan BBM Pertalite dan Solar Subsidi harus melakukan pendaftaran kendaraannya melalui website Mypertamina.

Baca juga:

Presiden Jokowi Minta Pemda Kendalikan Inflasi dan Harga BBM dengan APBD