Masalah Perlindungan Data Ditangani Pemerintah Dengan Serius

0
57
Menko Polhukam
Sumber foto: Tangkapan Layar Kanal Youtube Kemenko Polhukam

(Vibizmedia – Nasional) Pemerintah serius menangani masalah perlindungan data, hal ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Masyarakat diminta agar tenang, lanjut Menko Polhukam,  karena sebenarnya sampai detik ini belum ada rahasia negara yang bocor.

Dalam keterangan Pers usai rakor bersama Kepala BIN, Kapolri, Kepala BSSN dan Menkominfo di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (14/9/2022), Mahfud MD menyatakan, data-data umum saja yang bocor sifatnya terkait perihal surat-surat. Sampai saat ini data-data rahasia negara tidak ada yang dibobol oleh hacker Bjorka.

Mahfud menyatakan, data-data yang dibocorkan hecker Bjorka hanya bersifat data umum yang berisi beragam seperti motif politik, ekonomi,  jual beli dan sebagainya. Sehingga motif-motif seperti itu tidak ada yang terlalu membahayakan.

Ia menjelaskan  hasil kesimpulan pertemuan, yang disebut hacker Bjorka sebenarnya tidak punya keahlian dan kemampuan membobol yang sesungguhnya. Tetapi hal ini  memberi tahu kepada kita presepsi agar kita berhati-hati bisa dibobol dan sebagainya.

Menteri Mahfud mengatakan pihaknya bersama Polri, BIN, BSSN dan Menkominfo terus menyelidiki karena sampai sekarang ini gambaran-gambaran pelakunya sudah terindentifikasi dengan baik oleh BIN dan polri.

Meskipun  lanjutnya, belum bisa diumumkan gambar-gambaran dan di mana serta siapa oknumnya, tetapi pihaknya  sudah memiliki semua alatnya.

Itu sebabnya pemerintah meminta Satgas perlindungan data untuk lebih berhati-hati karena dua alasan. Pertama, peristiwa ini mengingatkan kita agar membangun sistem yang lebih canggih

Kedua, dalam sebulan kedepan ada Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang sudah disahkan di DPR ditingkat satu, berarti tinggal pengesahan paripurna sehingga tidak ada pembahasan substansi lagi.

Mahfud menjelaskan, RUU itu juga memuat arahan agar ada satu Tim yang bekerja untuk keamanan cyber dan akan menjadikan pedoman kita untuk pengingat bersama-sama agar berhati-hati.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menambahkan,  terkait sistem elektronik pemerintah, disebutkan saat ini bahwa serangan-serangan cyber juga dilakukan oleh sistem elektronik privat.

Menkominfo menghimbau kepada penyelenggara sistem elektronik privat  agar betul-betul memastikan keamanan-keamanan data di sistem masing-masing, karena itu adalah kewajibannya.

Selain itu, Menkominfo juga memastikan teknologinya terus di-update dan ditingkatkan, tata kelola dan sistem manajemennya terus diperbaiki dengan melibatkan tenaga-tenaga yang ahli, memastikan sumber daya manusia teknologi figital dan enkripsi itu betul-betul dapat memadai.

Kepada penyelenggara data privat, Menkominfo mengimbau jangan lengah dan tetap waspadai agar dan selalu berkomunikasi dengan pemerintah untuk membantu apabila ada dugaan kebocoran data.