Pengembangan Pelabuhan Patimban Ditawarkan ke Investor Denmark

0
77
Pelabuhan Patimban
Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen, di Pelabuhan Patimban pada Jumat (16 Sep 2022). Foto: Infopublik

(Vibizmedia – Nasional) Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menawarkan proyek pengembangan Pelabuhan Patimban kepada para pelaku usaha asal Denmark.

“Kami tawarkan Maersk Line dan beberapa investor dari sejumlah negara, untuk bekerja sama dengan PT Pelabuhan Patimban International (PPI) mengembangkan Pelabuhan Patimban. Kita ingin pelabuhan itu berkembang dengan pesat,” ujar Menhub.

Dalam rangka penjajakan kerja sama, Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen, bersama jajaran perusahaan shipping line asal Denmark Maersk Line, hadir untuk melihat langsung aktivitas di Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022).

Kerja sama dengan Maersk Line sangat potensial, karena perusahaan itu merupakan salah satu yang terbesar di dunia yang memiliki potensi pengangkutan dari Asia menuju ke Eropa, Amerika Serikat, maupun Timur Tengah.

Menhub meyakinkan kepada para calon investor bahwa kinerja Patimban hingga saat ini cukup menggembirakan.

“Tahun ini sudah berjalan dan hasilnya di atas apa yang kita rencanakan. Tadinya ditargetkan dapat mengangkut 160.000 unit kendaraan, tetapi saat ini sudah mengangkut 200.000 unit kendaraan. Itu menunjukkan Pelabuhan Patimban sangat potensial,” ucapnya.

Duta Besar Denmark menyambut baik tawaran Pemerintah Indonesia dan terkesan dengan kinerja dari Pelabuhan Patimban.

Menurutnya, Indonesia memiliki pertumbuhan yang sangat kuat ke depannya terutama di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

“Transportasi laut menjadi satu elemen penting dalam memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, dan kami berkomitmen untuk bekerjasama dengan baik dengan pemerintah Indonesia,” katanya.

Menhub mengajak Dubes Denmark Lars Bo Larsen untuk memantau aktivitas pengangkutan sebanyak 2.025 unit mobil oleh Kapal MV. Siem Curie di Pelabuhan Patimban yang datang dari Singapura untuk menuju ke Batangas/Luzon, Filipina.

Sebagai informasi, pembangunan Pelabuhan Patimban terdiri dari tiga tahap. Untuk tahap 1 terdiri dari dua bagian yaitu Tahap 1-1 dan Tahap 1-2. Untuk Tahap 1-1 pembangunannya telah diselesaikan dan saat ini akan dilanjutkan pembangunannya ke Tahap 1-2 pada Oktober 2022 dan ditargetkan selesai pada 2025.

Pelabuhan Patimban ditargetkan memiliki kapasitas yang sama dengan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara, yakni sebesar 7,5 juta TEUs peti kemas atau kontainer dan 600 ribu kendaraan per tahun pada 2027 nanti.