Kanwil Kemenkumham NTB dan BNNP NTB Tandatangi PKS

0
111

(Vibizmedia – Ntb) ntb.kemenkumham.go.id – Wujudkan upaya Lembaga Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba (Lapas Bersinar) dan Indonesia Bersih dari Narkoba (Indonesia Bersinar), Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB yang diwakili oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) dengan Kanwil Kemenkumham NTB pada Senin (26/09) di Kantor BNNP NTB.

Perjanjian yang disepakati oleh BNNP NTB dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTB ini meliputi Peningkatan Layanan Masyarakat dalam Sistem Tanggap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Wilayah (Rutan) NTB Dalam Upaya Menuju Lapas Bersinar dan Indonesia Bersinar. Tujuan terlaksananya kerjasama ini yaitu untuk menunjang tugas dan fungsi para pihak serta mengoptimalkan potensi dengan tetap berpedoman kepada peraturan perundang-undangan. Diharapkan juga dapat meningkatkan layanan masyarakat dalam tanggap narkotika dan prekursor narkotika di Lapas dengan mengedepankan penyelidikan serta layanan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial bagi pecandu dan korban penyalahgunaan Napza.

Dalam kegiatan ini juga diresmikan dan diperkenalkan aplikasi SI TANGKAS oleh BNN Kabupaten Sumbawa Besar. SI TANGKAS merupakan aplikasi yang dapat diakses oleh masyarakat untuk melaporkan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Lapas. Dengan adanya aplikasi tersebut, informasi hanya dapat di terima oleh pihak terkait, tingkat keamanan informasi terjaga, sehingga koordinasi dan tindak lanjut antara BNN, kepolisian dan Kemenkumham atau Lapas dapat berjalan dengan baik untuk memerangi peredaran narkotika.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB yang diwakili oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maliki menyambut baik dan mengapresiasi adanya gagasan inovasi berupa aplikasi SI TANGKAS sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi dan membantu kami dalam pelaksanaan tugas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di dalam Lapas. Ia juga memberikan masukan agar dalam penggunaan aplikasi tersebut agar dapat diterapkan di Lapas dan Rutan Se-NTB, walaupun perlu dilakukan penyempurnaan terhadap aplikasi yang telah dibuat untuk memudahkan penggunaan dan penerimaan informasi.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Gagas Nugraha juga turut mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Kemenkumham NTB karena mendukung penuh kegiatan dan perjanjian kerjasama ini untuk memberantas peredaran gelap Narkotika.

“Ini merupakan suatu terobosan berbalut pemanfaatan teknologi informasi yang sangat baik. Namun perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk memastikan kerahasiaan, keamanan, serta pengawasan atau monitoring terhadap hasil dari tindak lanjut yang dilakukan. Ini merupakan media yang melibatkan seluruh stakeholder untuk memudahkan berkomunikasi dengan cepat dan tepat untuk memberantas peredaran Narkotika. Semoga ini dapat menjadi pilot project yang unggul sehingga dapat memberikan dampak baik bagi pencegahan peredaran gelap narkotika di NTB”, ungkap Gagas dalam menutup¬†sambutannya.

Sumber : Humas Kanwil Kemenkumham Ntb