Menlu RI: Keselamatan Umat Manusia dari Bencana Nuklir Adalah Tanggung Jawab Seluruh Negara

0
87
Hari Internasional untuk Perlucutan Senjata Nuklir
Menlu Retno Marsudi menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Memperingati dan Mempromosikan Hari Internasional untuk Perlucutan Senjata Nuklir, di New York, 26 September 2022 (Foto: Kemenlu)

(Vibizmedia – New York, AS) Menlu Retno Marsudi menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Memperingati dan Mempromosikan Hari Internasional untuk Perlucutan Senjata Nuklir, di New York, Amerika Serikat (26/09/2022).

Pada pertemuan tersebut Menlu Retno menegaskan bahwa senjata nuklir merupakan ancaman nyata bagi umat manusia. Terlebih lagi saat ini  terdapat lebih dari 13 ribu senjata nuklir di dunia. Bahkan negara-negara yang memiliki senjata nuklir terus melakukan modernisasi persenjataan nuklir mereka.

Ia menyatakan, situasi ini menambah keprihatinan Indonesia terhadap perkembangan yang lambat dan kurangnya komitmen dalam upaya perlucutan senjata nuklir.

Terkait hal ini, Menlu Retno mengutarakan tiga pesan utama. Pertama, perlucutan senjata nuklir harus terus menjadi prioritas bersama. Kedua,  mekanisme perlucutan senjata global perlu diperkuat. Ketiga, pemanfaatan energi nuklir untuk keperluan damai harus terus dikedepankan.

Menlu RI juga menekankan bahwa keselamatan umat manusia dari bencana nuklir merupakan tanggung jawab seluruh negara dan untuk hal ini, Indonesia terus berkomitmen dalam mendukung upaya tersebut.

Peringatan hari internasional perlucutan senjata nuklir ini dilakukan dalam rangka mendorong seluruh negara nuklir menjalankan komitmennya untuk menghapus senjata nuklir, serta bekerja sama dalam memastikan hak setiap negara dalam penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai.

Pertemuan ini merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan atas mandat Resolusi MU PBB 68/32 (2013) yang diajukan oleh Indonesia, atas nama Gerakan Non-Blok.

Pertemuan Tingkat Tinggi untuk Memperingati dan Mempromosikan Hari Internasional untuk Perlucutan Senjata Nuklir, di New York (Foto: Kemenlu)

Baca juga:

Indonesia Berhasil Mengangkat Diskusi Isu Kapal Selam Bertenaga Nuklir di PBB