Kanwil Kemenkumham Riau mengenalkan potensi Kekayaan Intelektual (KI

0
83

(Vibizmedia – Riau) Dumai – Pelajar dan mahasiswa di Kota Dumai menjadi tujuan Staf Khusus Menkumham Bidang Transformasi Digital, Fajar B.S. Lase, selanjutnya dalam mengenalkan potensi Kekayaan Intelektual (KI), Kamis (29/9). Mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lancang Kuning Dumai ternyata telah lama menunggunya, ingin mengenal apa itu Kekayaan Intelektual (KI) serta manfaatnya bagi kesejahteraan bangsa.

“Kekayaan Intelektual adalah hak yang timbul dari hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Pada intinya Kekayaan Intelektual adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada kreator, inventor, desainer, dan pencipta berkaitan dengan kreasi atau karya intelektual mereka,” terang Falas, sapaan khas Stafsus.

Falas mendorong mahasiswa yang merupakan generasi muda untuk bersiap-siap ikut persaingan dalam era teknologi digital. Masa depan bangsa ada ditangan generasi muda, jadilah orang yang kreatif dan inovatif dengan menghasilkan karya yang bisa dimanfaatkan oleh orang banyak. “Aplikasi telah menjadi gaya hidup manusia modern. Mau apa saja yang kita butuhkan, tinggal cari di aplikasi. Itulah pentingnya kita melek teknologi dan kekayaan intelektual. Dunia ada dalam genggaman tangan. Kalau kita tidak bisa manfaatkan, maka akan tergilas zaman,” kata Fajar.

Pertiwi, mahasiswi jurusan Administrasi Niaga menyebut betapa bersyukurnya dia ikut dalam kegiatan ini. Dia akan menceritakan manfaat KI kepada ayah dan ibunya yang memiliki usaha dalam bidang kuliner. Begitupun dengan Nurmala yang duduk di Semester V, yang tak sabar mendaftarkan usahanya agar tidak ditiru orang lain.

Sebelumnya, Falas telah mengunjungi SMA Santo Tarcisius yang siswanya sangat antusias mengikuti sosialisasi. Generasi Z yang menjadi murid di sekolah ini banyak yang bercita-cita menjadi pengusaha atau menjadi orang yang pekerjaan tidak terikat waktu.

“Saya ingin jadi konsultan web, agar bisa kerja dari rumah saja,” ucap Jeremy. Ada pula yang ingin jadi Youtuber, Programmer, Desainer, dan lainnya. “Bercita-citalah setinggi langit. Tetapkan tujuan hidup kalian dari sekarang. Hasilkan sebuah karya atau produk yang dibutuhkan orang, niscaya kalau akan menguasai masa depan,” pesan Falas. Tentunya, karya dan produk tersebut harus kalian daftarkan potensi KI nya agar bisa mendapatkan penghasilan dari royalti dan franchise apabila digunakan oleh orang lain.

Sumber : Humas Kanwil kemenkumham Riau