Angkutan Laut Nataru 2022/2023 Siap Layani Penumpang

0
144
Angkutan Laut
Ilustrasi Pelabuhan Penyeberangan (Foto: ASDP)

(Vibizmedia – Nasional) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) mulai melakukan persiapan menghadapi angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang kapal dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Persiapan pertama adalah melaksanakan uji kelaiklautan kapal penumpang mulai 19 September sampai dengan 25 November 2022 di seluruh pelabuhan penumpang,” ujar Dirjen Perhubungan Laut, Arif Toha melalui keterangan resminya pada Selasa (4/10/2022).

Dalam rangka mewujudkan keseragaman dalam pemeriksaan kelaiklautan kapal penumpang dan mekanisme pelaporan, telah dikeluarkan Intruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor KP-DJPL 644 tahun 2022 per 26 September 2022 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Apabila ditemukan ketidaksesuaian major, akan diberikan waktu guna pemenuhan ketidaksesuaian tersebut paling lambat hingga 25 November 2022, dan apabila hingga batas waktu yang telah ditentukan belum dipenuhi, maka kapal dilarang beroperasi sampai ketidaksesuaian rekomendasi dipenuhi,” tegas Dirjen Arif.

Uji kelaiklautan kapal penumpang ini juga bertujuan untuk menghindari adanya kecelakaan kapal yang diakibatkan oleh kondisi kapal yang tidak memadai. “Dari segi cuaca juga kami akan selalu melakukan update agar dapat menghindari hal yang tidak diinginkan akibat cuaca buruk,” ujarnya.

Selain itu, para kepala UPT di wilayah kerja masing-masing akan melakukan monitoring secara terus menerus terhadap kapal kapal penumpang sampai dengan batas akhir posko Nataru.

Persiapan lain yang dilaksanakan adalah dengan membentuk tim pelaksanaan kegiatan pengendalian transportasi laut pada masa Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 yang beranggotakan 47 orang. Pembentukan tim ini dalam rangka peningkatan pengawasan dan penerapan ketentuan mengenai pemenuhan persyaratan kelaiklautan kapal melalui uji petik di bidang kelaiklautan kapal.

Tim ini akan bertugas memberikan pengarahan kepada panitia pelaksana terhadap pelaksanaan tugas mengenai persiapan sampai dengan evaluasi penyelenggaraan pemeriksaan kapal dalam rangka pengendalian transportasi laut pada masa Nataru.

Kemudian akan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kelaiklautan kapal dalam rangka pengendalian transportasi laut pada masa Nataru. Tim juga bertugas menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan penyelenggara pemeriksaan kelaiklautan kapal serta menyiapkan format pelaporan hasil pemeriksaan kelaiklautan kapal.

Tim akan melakukan audit keselamatan pelayaran terhadap kegiatan kapal penumpang, High Speed Craft (HSC) penumpang, perusahaan pelayaran kapal penumpang dan kapal tradisional yang mengangkut penumpang. Juga akan melakukan verifikasi kelengkapan, keabsahan sertifikat dan dokumen kapal.

Baca Juga: Kapal PELNI Layani 250 Ribu Pelanggan di Masa Nataru 2021/2022