Eksportir Perlu Tingkatkan Kualitas Produk Ekspor Untuk Tingkatkan Daya Saing Ekspor

0
86
Kuliah Ekspor Nasional
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan membuka Kuliah Ekspor Nasional 2022 bagi para mahasiswa dengan tema "New and Digital Exporter for Export Stronger" secara hibrida di Jakarta, Selasa, 4 Oktober 2022 (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Jakarta) Para eksportir diingatkan Menteri Perdagangan untuk meningkatkan daya saing ekspor melalui peningkatan kualitas produk dan jangkauan pasar untuk menghadapi tantangan perdagangan dunia. Para eksportir harus semakin mempersiapkan diri dalam menyambut potensi dan peluang-peluang yang ada.

Inilah yang disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat membuka Kuliah Ekspor Nasional 2022 dengan tema “New and Digital Exporter for Export Stronger” yang digelar secara hibrida di Kantor Kemendag Jakarta, pada Selasa (4/10). Kuliah Ekspor Nasional 2022 diinisiasi oleh Sekolah Ekspor.

Turut hadir pada acara ini Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno, Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nizam; dan Kepala Sekolah Ekspor Handito Joewono. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi.

Kuliah Ekspor Nasional 2022
Kuliah Ekspor Nasional 2022 (Foto: Kemendag)

Mendag Zulhas menyatakan, Kementerian Perdagangan mendorong eksportir untuk dapat meningkatkan kualitas produknya dan jangkauan pasarnya, yang diharapkan dapat bermanfaat untuk memudahkan dan memperlancar serta meningkatkan ekspor. Kementerian Perdagangan terbuka dan menyambut baik setiap kolaborasi untuk mendorong perdagangan Indonesia menjadi lebih kuat di pasar domestik dan memiliki daya saing di pasar global.

Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, Indonesia merupakan bagian dari perdagangan global. Pada periode Januari –  Agustus 2022, neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus sebesar USD 34,92 miliar. Selain itu, kinerja ekspor nasional menunjukkan hasil yang positif dengan peningkatan total ekspor nonmigas sebesar 35,24 persen dari tahun sebelumnya pada periode yang sama .

Mendag Zulkifli Hasan menyatakan, fundamental ekonomi dan perdagangan yang kuat harus terus dijaga. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya semangat kolaborasi yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor perdagangan.

Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan pentingnya memiliki kemampuan untuk melakukan bisnis secara digital karena merupakan hal mendasar yang harus dimiliki pelaku usaha di era ini. Selain itu, penggunaan platform digital dapat membantu membuat pemasaran dan transaksi lintas batas menjadi lebih efisien dan menghemat biaya.

Baca juga:

Kinerja Ekspor Industri Perkebunan Semester I-2022 Capai USD 14,21 Miliar