WCCE Hasilkan Peta Jalan Ekonomi Kreatif “Bali Roadmap”

0
95
Peta Jalan Ekonomi Kreatif
World Conference on Creative Economy (WCCE) yang digelar pada 5-7 Oktober 2022 di Bali. FOTO: KEMENPAREKRAF

(Vibizmedia-Nasional) Ekonomi kreatif menjadi tulang punggung ekonomi di tanah air, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa melalui World Conference on Creative Economy (WCCE) yang digelar pada 5-7 Oktober 2022 di Bali akan menghasilkan peta jalan ekonomi kreatif untuk pemulihan ekonomi global yang dinamakan “Bali Creative Economy Roadmap” atau “Bali Roadmap”.

“Bali Roadmap merupakan dokumen yang disepakati oleh para delegasi WCCE sebagai peta jalan untuk kebangkitan ekonomi, dimana sektor ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi global,” ujarnya Sandiaga saat jumpa pers WCCE Bali International Convention Center (BICC)-Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis, 6 Oktober 2022.

Bali Roadmap merupakan hasil proses diskusi yang sudah diedarkan ke negara-negara anggota, organisasi internasional, dan pihak-pihak ekonomi kreatif yang berkepentingan sejak Juni 2022. Melalui konferensi tersebut, Bali Roadmap telah disahkan oleh Menparekraf Sandiaga kemudian diadopsi dalam pertemuan tingkat menteri yang akan menjadi warisan bagi Indonesia di bidang ekonomi kreatif di dunia Internasional yang berisi beberapa poin, yakni terkait bagaimana mengarusutamakan ekonomi kreatif dalam ekonomi dunia termasuk transformasi dari pelaku usaha informal ke usaha yang formal. Kemudian terdapat poin terkait akses pembiayaan yang membuka jalan bagi para pelaku ekraf agar bisa mendapatkan akses pembiayaan lebih luas.

Kemudian ada poin pemasaran terkait upaya para pelaku ekraf agar mampu beradaptasi menggunakan teknologi digital di sisi pemasarannya. Dan poin paling penting di bidang ekonomi kreatif adalah intellectual property (IP) dimana perlindungan kekayaan intelektualnya bisa digunakan untuk memajukan dan menjadi akses pembiayaan pelaku ekonomi kreatif.

Sandiaga juga mengatakan Indonesia mengambil posisi sebagai pimpinan dan atas inisiasi Indonesia, terbuka kesempatan untuk berkolaborasi menghadirkan solusi dari banyaknya permasalahan termasuk ketimpangan-ketimpangan pembangunan dan lapangan pekerjaan.

“Serta bagaimana kita juga mengajak kaum muda untuk lebih berperan dalam kebangkitan ekonomi setelah pandemi,” tegasnya.

Sandiaga berharap Bali Roadmap menjadi satu dokumen yang diadopsi dan memberikan kontribusi mengenai kebijakan-kebijakan tentang ekonomi kreatif di seluruh dunia

“Kita juga melihat intervensi dari negara-negara di seluruh dunia mulai dari Amerika, Eropa, Afrika, Asia, hingga Timur Tengah yang telah memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Indonesia di ajang WCCE. Kita harapkan ini menjadi penyemangat kita untuk bangkit kembali sesuai dengan semangat G20 recover together recover stronger,” katanya

Sandiaga mengatakan di tengah ancaman inflasi global, sektor ekonomi kreatif menjadi tulang punggung yang didominasi oleh UMKM yang membuka 97 persen lapangan kerja.

“Delegasi Nigeria tadi menyampaikan 48 persen ekonominya adalah UMKM, sedangkan Indonesia 60 persen UMKM. Untuk itu sektor ekraf akan diperkuat dari sisi pasokan, keterampilan, SDM yang diberikan pendampingan, pemasaran, hingga pembiayaan. Ini cara kita untuk mengendalikan inflasi di sektor ekraf,” ujarnya