Pastikan Kepatuhan Pelaksanaan Kemudahan dan Percepatan Layanan Keimigrasian

0
91

(Vibizmedia – NTB) ntb.kemenkumham.go.id – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Romi Yudianto, mengikuti kegiatan Pengukuhan Satuan Tugas Monitoring dan Supervisi Terhadap Kepatuhan Pelaksanaan Kemudahan dan Percepatan Layanan Visa, Izin Tinggal dan Dokumen Keimigrasian Lainnya Guna Mendukung Peningkatan Investasi Asing dan Devisa dari Sektor Pariwisata, yang dilaksanakan secara hybrid oleh Direktorat Jenderal Imigrasi pada Rabu (05/10).

Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk melakukan perubahan-perubahan di bidang pelayanan keimigrasian. Sebagaimana arahan Presiden, satgas ini dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk memastikan kepatuhan internal imigrasi terhadap seluruh kebijakan keimigrasian yang telah ditetapkan untuk memberikan kemudahan dan percepatan layanan visa, ijin tinggal dan dokumen keimigrasian lainnya guna meningkatkan investasi asing dan devisa dari sektor pariwisata.

“Satgas ini merupakan penguatan tugas dan fungsi Kepala Divisi Keimigrasian di seluruh Indonesia yang memiliki tugas Pembinaan Pengendalian Pengawasan Teknis (Bindalwasnis) terhadap Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dibawahnya,” .. Widodo Ekatjahjana.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengerangkan dalam rangka mengoptimalisasi fungsi keimigrasian sebagai fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat, Imigrasi telah menerbitkan berbagai kemudahan keimigrasian untuk menarik orang asing masuk ke Indonesia dan mendukung kebijakan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).

Yasonna H. Laoly berpesan kepada seluruh jajaran agar senantiasa meningkatkan pelayanan publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan mempertahankan kinerja sesuai dengan tugas dan fungsi keimigrasian dengan baik.

“Ingat, satgas ini dibentuk untuk monitoring dan supervisi terhadap kepatuhan, bukan sebagai alat untuk mencari celah. Tetap patuh dan teguh dalam menjalankan fungsi yang diemban, jadikanlah pekerjaan yang dijalani sebagai ibadah yang dipertanggungjawabkan tidak hanya didepan pimpinan ataupun keluarga melainkan juga di depan Tuhan Yang Maha Esa,” pesan Yasonna H. Laoly.

Sumber : Humas Kanwil Kemenkumham NTB