Siapkan HUB.ID Accelerator Menguatkan Resiliensi Startup Digital

0
75
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam Pembukaan Demo Day HUB.ID Accelerator (Foto: Kominfo)

(Vibizmedia- Jakarta)Ekosistem digital terus diupayakan untuk diperkuat dengan tujuan bisa mendukung pengembangan ekonomi digital nasional. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan telah menyiapkan HUB.ID Accelerator mendukung pengembangan dan mempertangguh resiliensi startup digital.

Dalam Pembukaan Demo Day HUB.ID, di Shangri-la Hotel, Jakarta Pusat, Jumat lalu (07/10/2022), Menkominfo menyampaikan, HUB.ID Accelerator bertujuan menggerakkan semangat kolaborasi inovator Indonesia, untuk menghasilkan terobosan baru melalui platform business matchmaking dan kerja sama bisnis.

Menkominfo menyatakan,  sejak tahun 2020 terdapat beberapa startup digital yang mengalami tekanan dan melakukan pemutusan hubungan kerja atau lay-off akibat ketidakpastian ekonomi global. Setidaknya ada 12 startup technology mengalami tekanan, bahkan ada yang melakukan lay-off sebagai respons ketidakpastian perekonomian global. Oleh karena itu, Pemerintah berupaya mendorong lahirnya startup yang tidak hanya mampu tumbuh dan membentuk pangsa pasar.

Menkominfo mendorong pelaku startup digital untuk mengembangkan model bisnis yang mampu menahan serangan dari berbagai dinamika global.

Ia menjelaskan, tidak hanya untuk tumbuh dan membentuk pangsa pasar dan tidak hanya untuk meningkatkan valuasi starup-nya, namun harus juga mampu tumbuh dengan model-model bisnis yang resilien, yang punya daya tahan yang kuat.

Menteri Johnny menyatakan forum HUB.ID Accelerator dapat memperkuat startup Indonesia melalui panel diskusi, mentoring, serta business matchmaking. Menurutnya hal itu akan menjadi wadah knowledge exchange, akses pendanaan, serta kerja sama bisnis pelaku startup digital dengan berbagai stakeholders.

Lebih lanjut ia menyampaikan, penyelenggaraan HUB.ID Accelerator sejauh ini menghasilkan startup unggulan dan produktif bagi ekonomi digital bangsa. HUB.ID menyediakan wadah bagi startup terpilih untuk melakukan pemetaan pasar dan memperluas networking di enam kota, yakni Balikpapan, Surabaya, Denpasar, Medan, Makassar, dan Bandung.

Menkominfo menyatakan dalam penyelenggaraan HUB.ID Accelerator tahun lalu, terdapat 7 startup unggulan Indonesia yang mendapatkan pendanaan investor dengan total mencapai USD17,5 Juta.

Ia mengaku  turut berbangga atas keberhasilan kedua puluh empat startup dengan tahap pendanaan mulai dari Angel-Invested hingga Pre-series A, yang telah melalui proses penjaringan peserta pada 5 sektor bisnis. Yakni B2B Enterprise & Govtech, SME Enabler, Agri & Aquaculture, Financial Services, serta Logistic.

Dalam Demo Day HUB.ID tahun ini, ada 24 startup yang akan mempresentasikan bisnis kepada calon investor potensial. Menteri Johnny mengharapkan presentasi yang akan berlangsung dalam dua hari ke depan akan menghasilkan komitmen investasi yang optimal dalam mendukung resiliensi startup sehingga akan menciptakan Indonesia sebagai one-stop destination bagi para investor global.

Dalam acara itu, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan; Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo, I Nyoman Adhiarna; CEO MDI Ventures, Donald Wihardja; serta Managing Partner Impactto, Italo Gani.

Hadir pula perwakilan 24 startup yang mengikuti Demo Day HUB.ID Accelerator antara lain Verihubs, PasarMIKRO, Kecilin, Nodeflux, Eratani, Ayo Kenalin, Quipster, Avter, ProSehat, Yippy, JasaConnect, Amtiss, Prospero, Grouu, Rakamin Academy, Jwalaku, Djoin, Mallsampah, Looyal, MileApp, Prieds, Amoda, serta Finku.

Baca lagi:

Startup Indonesia, MyRobin, Berhasil Masuk 56 Finalis Ajang Bergengsi Startup World Cup 2022