Kominfo Luncurkan Virtual Expo, Program Fasilitasi Adopsi Teknologi Digital 4.0 Bagi Pelaku UMKM

0
98
Tangkapan layar saat Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan memberikan sambutan dalam acara UMKM Go Online Virtual Expo 2022, yang berlangsung secara hibrida dari Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Oktober 2022 (Foto: Kemenkominfo)

(Vibizmedia – Jakarta) Dalam acara UMKM Go Online Virtual Expo 2022, yang berlangsung secara hibrida dari Jakarta Selatan, Sabtu (08/10/2022), Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan program fasilitasi adopsi teknologi digital 4.0 bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan,  lewat program itu Pemerintah mendorong perkembangan UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Lebih jauh Semuel menjelaskan, ini adalah sebuah program pendampingan terhadap 30.000 UMKM sektor produksi hasil pengelolaan yang tersebar di 13 provinsi wilayah program. Pendampingan itu secara khusus diarahkan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital secara produktif dan inovatif untuk mengembangkan produk dan pemasaran.

Ia menyampaikan, salah satu implementasi dari kegiatan pendampingan ini adalah memfasilitasi 100 UMKM terpilih untuk mengikuti virtual expo.

Dirjen Semuel menyatakan, pemanfaatan teknologi digital salah satunya adalah mengenalkan cara berbisnis secara online dengan memanfaatkan platform e-Commerce dan marketplace yang telah berkembang di tanah air.

Ia melanjutkan, selain pameran produk, dalam kegiatan virtual expo ini akan diselenggarakan pula serangkaian webinar terkait adopsi teknologi dan tema-tema lain yang sangat dibutuhkan UMKM dalam meningkatkan kapasitas dan meningkatkan akses pasar. Terdapat empat jenis produk yang akan dipamerkan dalam virtual expo, yaitu produk makanan dan minuman, produk fashion, produk kerajinan tangan dan kerajinan kulit.

Virtual Expo dirancang sebagai cara baru memasarkan produk UMKM.  Melalui Virtual Expo, pelaku UMKM memamerkan produk yang mereka miliki secara daring. Bukan hanya efisiensi dalam hal biaya, Virtual Expo juga dinilai efektif dalam memasarkan produk-produk UMKM dengan jangkauan yang lebih luas,” ujarnya.

Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan saat ini kurang lebih terdapat 64 juta UMKM di Indonesia. Menurut Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Dirjen Semuel menjelaskan,  hal ini karena UMKM mampu menyerap hampir 97% tenaga kerja secara nasional. Namun, pada tahun 2018 yang lalu, kontribusi UMKM terhadap Produk Domestic Bruto (PDB) Indonesia hanya mencapai 60% dan kontribusi terhadap ekspor hanya mencapai 14%.

UMKM Go Online Virtual Expo berlangsung mulai tanggal 8 – 11 Oktober 2022. Dalam pameran itu terdapat produk unggulan dari 100 UMKM yang berasal dari 13 provinsi. Ketiga belas kawasan tersebut meliputi Sumatera Utara, Bangka Belitung, Banten, Jabodetabek, dan Kepulauan Seribu, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Baca juga:

Pengembangan Teknologi Digital Untuk Tingkatkan Akses UMKM Terhadap Pembiayaan