Presiden Perintahkan Audit Teknis Stadion Kanjuruhan Malang

0
127

(Vibizmedia – Malang) Presiden Joko Widodo telah memberikan perintah kepada Kementerian PUPR untuk melakukan audit teknis/evaluasi teknis bangunan gedung stadion yang digunakan untuk pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang dilakukan oleh Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG). Menindak lanjuti hal ini, maka Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Pemuda dan Olahraga  (Menpora) Zainudin Amali meninjau Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (13/10/2022).

Evaluasi teknis untuk Stadion Kanjuruhan dilakukan, tegas Menteri Basuki,  untuk mencari tahu penyebab kecelakaan dan  mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

Menteri Basuki menyatakan, super prioritasnya adalah mereka harus menyelesaikan audit teknis Stadion Kanjuruhan dalam minggu ini. Diharapkan pada hari kunjungannya, telah selesai audit  yang dilakukan para pakar/ahli struktur bangunan, arsitektur, MEP (Mechanical, Electrical and Plumbing), dan ahli mitigasi risiko kebakaran, serta unsur Pemerintah yang tergabung dalam KKBG.

Menteri Basuki menegaskan, terdapat tujuh rekomendasi hasil audit Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan, di mana tiga rekomendasi di antaranya berhubungan dengan terjadinya kecelakaan di Stadion Kanjuruhan.

Ia menjelaskan ketiga hal tersebut, pertama,  mengenai tangga-tangga tribun, terutama untuk tribun ekonomi yang biasanya tidak ada tangga langsung ke tempat duduk penonton. Kedua, pintu stadion tidak ada jarak dengan anak tangga dan elevasi tangganya juga terlalu curam. Ketiga,  tidak adanya pintu darurat, yang ada hanya pintu service yang tidak bisa diakses oleh penonton di tribun.

Menteri Basuki melanjutkan, untuk empat rekomendasi lainnya adalah terkait dengan penerangan, kamar kecil, perimeter atau batas antara bangunan utama Stadion dengan area parkir serta pagar pembatas. Hasil rekomendasi Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

Menteri Basuki menegaskan, setelah ditetapkannya tujuh rekomendasi ini, Kementerian PUPR akan mendesain ulang Stadion Kanjuruhan untuk dilakukan renovasi sehingga menjadi laik fungsi dan terhindar dari musibah serupa.

Menteri Basuki berharap proses pengerjaan redesain Stadion Kanjuruhan dapat diselesaikan antara 3 sampai 4 bulan dan dilanjutkan dengan pekerjaan fisik.

Diharapkn di awal tahun 2023  sudah dimulai konstruksinya sesuai perintah Presiden. Mudah-mudahan dalam 1 tahun sudah dapat diselesaikan pengerjaannya. Pihaknya  juga akan membangun monumen untuk mengenang para korban. Demikian disampaikan Menteri Basuki.

Menpora Zainudin Amali menambahkan kunjungan kerja ke Stadion Kanjuruhan dalam rangka kerja bersama antar lintas kementerian sebagai tindaklanjut perintah Presiden Jokowi. Kanjuruhan menjadi satu dari beberapa stadion dengan kapasitas besar yang diprioritaskan untuk diaudit.

Menpora Zainudin Amali menjelaskan, Bapak Presiden memerintah langsung kepada Menteri PUPR untuk melakukan audit. Untuk itu dia   mendampingi Bapak Menteri PUPR.

Turut hadir dalam kunjungan kerja Menteri Basuki, Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti, Dirjen Perumahan Iwan Suprijanto, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Ketua Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan Taufik Widjoyono, Anggota Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan Danis Hidayat Sumadilaga, Anggota Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan Widiarto, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Haeruddin C. Maddin, Kepala BBPJN Jatim-Bali Apri Artoto, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur M Reva Sastrodiningrat, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Pantja Dharma Oetojo.

Baca juga:

Lusa, Tim TGIPF Laporkan Hasil Investigasi dan Rekomendasi Tragedi Kanjuruhan ke Presiden