SUCOFINDO Tanam 1066 Pohon Jenis Hutan Produktif di Bogor

0
90
Direktur Utama PT SUCOFINDO Mas Wigrantoro Roes Setiyadi menanam pohon

(Vibizmedia – Bogor) Sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 PT SUCOFINDO pada 22 Oktober 2022 mendatang, maka dilakukan penanaman 1066 pohon di  Kecamatan Pamijahan dan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Penanaman pohon ini menurut Direktur Utama PT SUCOFINDO Mas Wigrantoro Roes Setiyadi sejalan dalam upaya mendukung pemerintah merealisasikan Net Zero Emission.

Mas Wigrantoro menyatakan, penanaman pohon ini juga salah satu upaya mendukung pemerintah merealisasikan Net Zero Emission. Dampak positif dari penanaman pohon ini akan menjadikan udara lebih bersih, mengurangi dampak pemanasan global, menyerap polusi udara, membantu mencapai target emisi nol dan juga menjawab isu dekarbonisasi.

Selain itu, Mas Wigrantoro menambahkan bahwa kegiatan ini  merupakan bagian dari program Bakti BUMN melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT SUCOFINDO untuk penanaman 1 juta pohon, yang dicanangkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Dirut Mas Wigrantoro menjelaskan, kegiatan penanaman pohon merupakan amanat Menteri Erick Thohir kepada BUMN, termasuk PT. Sucofindo, untuk menanam 1 juta pohon.  Pihaknya menanam 1.066 batang pohon di Kecamatan Pamijahan dan Cibungbulang. Kegiatan ini juga selaras dengan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) antara lain:  7 (Energi Bersih dan Terjangkau), 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan 15 (Keberlanjutan Ekosistem Daratan).

Pohon yang ditanam adalah jenis tanaman hutan produktif, yaitu gaharu, damar, trembesi, mahoni, damar, dan bintaro. Sedangkan pohon buah yang ditanam ialah manggis, rambutan, alpukat, jambu air, mangga dan sawo.

Untuk merealisasikan kegiatan ini, PT SUCOFINDO bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah desa, tokoh-tokoh masyarakat, dan 100 orang generasi milenial PT. Sucofindo.

Camat Pamijahan, Imam Mahmudi menuturkan bahwa lokasi penanaman ini berdekatan dengan zona merah bencana alam.  Ia menambahkan, melalui penanaman pohon ini dapat menjadi mitigasi bencana di Pamijahan.

Imam Mahmudi menuturkan turut mengapresiasi SUCOFINDO atas inisiasi kegiatan penanaman pohon dan menghijaukan Pamijahan. Penanaman pohon ini bagian dari mitigasi bencana alam banjir dan tanah longsor. Diharapkan dengan langkah ini bisa menghindarkan warga dari kejadian bencana alam.

Ia melanjutkan bahwa penanaman batang pohon di wilayahnya, akan difokuskan di tebing dan lahan-lahan kritis. Agar langkah mitigasi bencana alam berjalan maksimal.

Baca juga:

Ibu Iriana dan OASE KIM akan Tanam Pohon di Pulau Rinca