Kemendag Siap Tingkatkan Kinerja Perdagangan antara Indonesia-Jepang

0
99
Hubungan dagang
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ketika bertemu delegasi bisnis Jepang Kamis, 20 Oktober 2022 (Foto: Kemendag)

(Vibizmedia – Tangerang) Kementerian Perdagangan siap mendukung para pelaku usaha untuk meningkatkan kinerja perdagangan antara Indonesia dan Jepang. Hubungan dagang yang sudah terjalin baik antara Indonesia dan Jepang di berbagai sektor diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan, termasuk produk halal.

Demikian yang disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ketika bertemu delegasi bisnis Jepang Kamis (20/10) di sela gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 di International Convention and Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten.

Pada pertemuan itu juga  hadir Sekretaris Jenderal Kemedag Suhanto, Direktur Jenderal Pengembangan ekspor Ekspor Nasional Didi Sumedi, Atase Perdagangan Tokyo Arief Wibisono dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Osaka Dicky Farabi.

Mendag menyatakan, pertemuan dengan Delegasi Bisnis Jepang membahas upaya peningkatan kerja sama perdagangan antara pelaku usaha kedua negara. Kementerian Perdagangan dan perwakilan perdagangan siap membantu dan mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan kinerja perdagangan, khususnya ekspor produk Indonesia ke pasar Jepang.

Delegasi bisnis Jepang merupakan perwakilan pelaku usaha dan importir produk Indonesia untuk sektor furnitur, produk kayu dan perkakas rumah tangga, cangkang kernel kelapa sawit, makanan dan minuman, serta pertanian. Pada pertemuan, Mendag Zulkifli Hasan mengapresiasi pelaku usaha Jepang atas partisipasi dalam kegiatan TEI 2022. Selama dua hari gelaran TEI 2022, Jepang telah melakukan transaksi komitmen dagang sebesar USD 412 juta dan diharapkan dapat terus meningkat.

Mendag Zulkifli Hasan  mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi delegasi bisnis dalam rangkaian kegiatan TEI 2022. Ia menyatakan, mengapresiasi tinggi kerja sama yang baik yang telah terjalin antara delegasi bisnis Jepang dengan pelaku usaha Indonesia.

Pertemuan juga membahas rencana imbal dagang antara pelaku usaha kedua negara untuk produk cangkang kernel kelapa sawit, pupuk, dan ban mobil dari Indonesia dengan produk susu olahan dari Jepang.

Pada periode Januari—Agustus 2022, total perdagangan kedua negara mencapai USD 27,71 miliar. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke Jepang tercatat sebesar USD 16,26 miliar sementara impor Indonesia dari Jepang tercatat sebesar USD 11,44 miliar.

Sementara pada 2021, total perdagangan kedua negara mencapai USD 31,52 milar dengan nilai ekspor Indonesia ke Jepang tercatat sebesar USD 17,81 miliar dan impor Indonesia dari Jepang sebesar USD 14,66 miliar.

Produk ekspor utama Indonesia ke Jepang di antaranya batu bara, bijih tembaga, limbah logam mulia, nikel; serta kawat terinsulasi, kabel dan konduktor listrik. Sementara impor utama Indonesia dari Jepang di antaranya aksesoris kendaraan bermotor, gulungan besi baja paduan, gulungan besi baja bukan paduan, rakitan kendaraan bermotor, serta tembaga halus dan paduan tembaga.

Baca juga:

Transaksi 34 Kesepakatan Dagang Senilai Lebih Dari USD 261 Juta di Hari Kedua TEI ke-37