Wapres Akan Tindaklanjuti Usulan Penambahan Asrama Mahasiswa Indonesia di Mesir

0
48
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin berkesempatan melakukan silaturahmi dan dialog dengan para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Mesir, di Wisma Duta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo pada Sabtu malam (05/11/2022) waktu setempat. (Foto: BPMI Setwapres)

(Vibizmedia – Kairo) Di sela-sela kunjungan kerja di Kairo, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin berkesempatan melakukan silaturahmi dan dialog dengan para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Mesir, di Wisma Duta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo pada Sabtu malam (05/11/2022) waktu setempat.

Pada kesempatan di malam minggu ini, Muhammad Ikramurrahman Amin dari Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, melontarkan usulan penambahan asrama mahasiswa Indonesia di Mesir. Alasannya, asrama yang ada saat ini sudah tidak lagi mampu menampung banyaknya jumlah mahasiswa Indonesia yang ada di Mesir.

“Memang ada asrama yang dibangun di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), namun hanya memiliki kapasitas untuk 1.200 orang. Sedangkan jumlah mahasiswa Indonesia sekarang yang ada di Mesir sebanyak kurang lebih 12.000 orang. Maka dengan ini kami harapkan semoga ada asrama Indonesia baru lagi,” pintanya.

Tidak hanya itu, kata Ikram, perlunya pembangunan asrama baru bagi mahasiswa Indonesia di Mesir adalah untuk melindungi dan menjaga mahasiswa dari segala tindakan kriminal mulai dari pencurian, penipuan penyewaan rumah, hingga kekerasan fisik yang terus meningkat setiap tahun.

“Salah satu kendala kami sebagai mahasiswa di sini adalah tingginya tingkat kriminalitas yang kami rasakan terkhusus kekerasan fisik, pembobolan rumah, penipuan penyewaan rumah, dan segala macam,” sebutnya.

Menanggapi usulan tersebut, Wapres pun berjanji akan menindaklanjutinya bersama dengan Duta Besar RI di Mesir.

“Usulan tentang asrama, saya menyambut baik usulan ini. Dan nanti Pak Duta Besar saya minta ini dimatangkan alasan-alasannya, pertimbangan rasionalnya semua,” pintanya.

Apabila pembangunan asrama ini terealisasi, sambung Wapres, ia mengusulkan untuk diberi nama Presiden RI saat ini yakni Joko Widodo.

“Mudah-mudahan ini saya akan sampaikan kepada Pak Jokowi supaya ini menjadi perhatian. Andaikata nanti bisa dibangun bukan asramanya Ma’ruf Amin tapi Joko Widodo,” tegasnya disambut tepuk tangan mahasiswa.