Persiapan Penyambutan Kepala Delegasi KTT G20

0
84

(Vibizmedia _Bali) Tujuh hari menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20  pemerintah telah mempersiapkan protokoler kegiatan termasuk penyambutan kepala negara maupun kepala pemerintahan dengan tari pendet. Sejumlah kepala delegasi direncanakan sudah mulai tiba di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali pada 13 November 2022.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama saat konferensi pers #G20Updates, Senin (7/11/2022) menyatakan,  pihaknya harus bisa mengatur, kapan kedatangan pesawat 40 tamu yang hadir dan parkir pesawat yang hadir. Parkir tidak digunakan di Bali saja, tapi di seluruh Indonesia.

Sesampai di bandara para delegasi akan disambut tari pendet, tarian tradisional Bali, sebelum diantar ke hotel masing-masing. Kedatangan para delegasi ada yang  pada 13 November dan ada yang pada 14 November.  Menuju ke hotel masing-masing, mereka akan diantar dengan kendaraan listrik untuk bersiap memulai perhelatan.

Satya menjelaskan, pemilihan kendaraan listrik untuk iring-iringan kepala delegasi, merupakan wujud komitmen Indonesia untuk beralih ke penggunaan energi baru terbarukan. Secara total, Indonesia menyediakan 836 mobil listrik untuk VVIP dan delegasi yang merupakan hasil kerja sama dengan sejumlah perusahaan otomotif.

Meski menyediakan mobil listrik untuk kepala delegasi, Setya mengatakan pemerintah Indonesia tidak melarang jika ada negara yang membawa kendaraan operasional antipeluru sendiri yang sesuai dengan standar pengamanan masing-masing. Hal itu sesuai dengan asas resiprokal hubungan antarnegara. Indonesia juga pernah menerima perlakuan sama dalam pertemuan lain.

Untuk pertemuan G20 ini,  Indonesia menyediakan kendaraan lapis baja untuk tujuh kepala negara/pemerintahan. Sementara itu sejauh ini sudah lima negara yang menyatakan bahwa mereka akan membawa kendaraan lapis baja sendiri ke Bali.

Satya menjelaskan pemerintah tidak bisa memenuhi semua dengan kendaraan lapis baja karena mencadangkan untuk presiden dan wakil presiden.

Setya menuturkan, di hari pertama, yaitu tanggal 15 November 2022, kegiatan digelar di venue utama perhelatan G20 di The Apurva Kempinski Bali, dengan total 15 working session yang berlangsung sejak pagi hingga siang. Temanya antara lain food and energy security dan global health architecture. Malam harinya dilaksanakan welcoming dinner di Garuda Wisnu Kencana.

Sedangkan jadwal protokoler di hari kedua, kata Setya, dimulai dengan side event penanaman bakau di Tahura Mangrove yang dimulai pagi hari. Usai acara itu, siang sampai sore ada working session ketiga setelah makan siang dengan tema digital trasnformation. Untuk sore hari, acara diakhiri dengan serah terimakan G20 dari Indonesia ke India.

Setya menjelaskan bahwa semua rangkaian sudah direncanakan,  mulai dari kedatangan sampai kepulangan. Diharapkan semua  berlangsung aman dan lancar, dan menghasilkan substansi yang merupakan keinginan masyarakat dunia.

Baca juga:

Presiden Pimpin Rapat Matangkan Persiapan KTT G20