Program Kartu Prakerja Akselerasi SDM Industri dengan Pelatihan Soft Skill

0
87
Diklat 3 in 1
Ilustrasi Diklat 3 in 1. FOTO: KEMENPERIN

(Vibizmedia-Nasional) Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Arus Gunawan mengungkapkan bahwa Kementerian Perindustrian meminimalkan kesenjangan antara persyaratan tenaga kerja industri dan skill tenaga kerja, melalui pelaksanaan program Diklat 3 in 1 yang telah disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, program Diklat 3 in 1 ini, selain mendapatkan pelatihan, peserta juga memperoleh sertifikat kompetensi dan langsung ditempatkan kerja.

“Bahkan, sikap dan karakter peserta akan dibentuk sebelum nantinya terjun di dunia industri,” ungkap Arus dalam keterangannya, pada Kamis, 10 November 2022.

Sejalan dengan upaya tersebut, pihaknya memberikan apresiasi atas pelaksanaan program Kartu Prakerja sebagai peningkatan kompetensi (skilling, upskilling, dan reskilling) angkatan kerja di Indonesia.

“Program Kartu Prakerja bersinergi dengan berbagai lembaga pelatihan terkurasi dalam menyediakan lebih dari 1000 jenis pelatihan di berbagai bidang sejak tahun 2020,” terang Arus.

Untuk mengakselerasi visi yang sama dalam meningkatkan kompetensi SDM, BPSDMI Kemenperin berkolaborasi dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) untuk menyelenggarakan pelatihan Soft Skill Team Work di Industri.

“Jadi, pelatihan soft skill ini dapat menjadi bekal utama bagi para calon tenaga kerja dalam membangun kerja tim yang lebih efektif, produktif, dan solid demi mendukung produktivitas kerja dan memberi dampak baik bagi perusahaan tempat bekerjanya nanti, khususnya di sektor industri,” kata Arus.

Sebagai infomasi, fokus pelatihan Diklat 3 in 1 yang tersebar di seluruh BDI Kemenperin, antara lain sewing operator, assembling operator alas kaki, pembuatan batik tulis, game programmer, operator produksi olahan makanan, pembuatan batik cap, dan aneka olahan rumput laut.