Bupati Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa selama 30 Hari

0
74
Gempa Bumi Kabupaten Cianjur
Briefing pagi tim gabungan sebelum melakukan penanganganan lanjutan di Pos Komando Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Pemerintah Kabupaten Cianjur secara resmi mengeluarkan Surat Keputusan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur selama 30 hari, terhitung sejak tanggal 21 November 2022 hingga 20 Desember 2022. Surat keputusan tersebut langsung ditandatangani oleh Bupati Cianjur Herman Suherman.

Sampai dengan saat ini, penanganan bencana pascagempa M5.6 di 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini masih terus dilakukan tim gabungan, sejak terjadinya gempa pada Senin (21/11) kemarin.

Pemutakhiran data sementara yang berhasil dihimpun, untuk wilayah Kabupaten Cianjur, korban meninggal dunia 62 jiwa, 92 orang luka-luka dan 5.405 warga mengungsi ke beberapa titik. Kerugian infrastruktur 3.257 unit rumah alami kerusakan.

Untuk wilayah Kabupaten Bandung satu orang alami luka sedang dan satu kepala keluarga / lima jiwa terdampak. Kemudian Kabupaten Sukabumi sebanyak 641 kepala keluarga terdampak, delapan diantaranya mengungsi, tercatat satu orang luka berat dan sembilan orang luka ringan. Dilaporlan 641 unit rumah alami kerusakan.

Sementara itu Kabupaten Bogor dilaporkan sebanyak 19 KK / 78 jiwa terdampak, empat diantaranya mengungsi dan dua orang alami luka ringan. Lima belas unit rumah alami rusak ringan dan lima unit rumah alami rusak sedang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Menko PMK Muhadjir Effendy bersama jajaran, pagi ini bertolak ke Kabupaten Cianjur guna melakukan peninjauan lapangan ke lokasi terdampak.