Kemenkes Koordinasi Sebanyak 50 Lebih Organisasi Kesehatan dalam Penanganan Korban Gempa Bumi

0
61
Para tenaga kesehatan yang membantu menangani korban gempa Cianjur (Foto: Kemenkes)

(Vibizmedia – Nasional) Terhitung ada sebanyak 50 lebih organisasi bidang kesehatan yang akan terjun membantu penanganan korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkoordinasikan langsung para relawan kesehatan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Kemenkes, Sumarjaya, pada Rabu (23/11/2022) mengatakan setiap relawan tidak bisa langsung ke titik pengungsian korban terdampak. Setiap relawan harus check in di posko klaster kesehatan.

Sumarjaya menambahkan, setelah itu barulah  akan ditentukan hendak ke mana tujuan mobilisasinya. Sehingga semua daerah-daerah terdampak yang terisolir yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

Selain itu, semua relawan kesehatan baik dokter, tenaga kesehatan lingkungan, gizi, dan sebagainya bisa terdata dan di tempat di wilayah yang benar-benar membutuhkan tenaga kesehatan.

Sedangkan untuk dokter spesialis akan dimobilisasi ke beberapa rumah sakit (RS) seperti RSUD Sayang, RS Bhayangkara, RS Cimacan, dan RS Dr. Hafiz.

Sumarjaya menambahkan, pihaknya yang menentukan supaya mengetahui daerah-daerah yang disentuh segera oleh pelayanan kesehatan untuk meningkatkan peran kesehatan.

Setiap relawan yang bertugas akan dibekali form pendataan terkait dengan kondisi pasien, penyakit potensial terjadi saat bencana, dan kondisi fasilitas kesehatan. Pendataan ini diperlukan karena banyak wilayah yang terisolir akibat dari tanah longsor.

Sumarjaya menjelaskan, form pendataan tersebut selanjutnya dilaporkan ke posko kesehatan pada saat check out. Pendataan ini gunanya agar semua pasien bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata.

Kemenkes bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat membentuk klaster kesehatan atau health emergency operation center di posko kesehatan.

Selanjutnya dilakukan pengelompokan di antaranya logistik, mobilisasi tenaga kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak (KIA), dan gizi.

Baca juga:

Kemenkes Mobilisasi Tenaga Kesehatan dan Logistik Kesehatan ke Lokasi Gempa Cianjur