Kemenkes Mobilisasi Tenaga Kesehatan dan Logistik Kesehatan ke Lokasi Gempa Cianjur

0
63

(Vibizmedia – Nasional) Menyikapi bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada Senin (21/11/2022), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memobilisasi tenaga kesehatan dan logistik kesehatan sebagai langkah tanggap untuk menangani korban bencana di sana.

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril pada Selasa (22/11/2022) mengatakan telah memobilisasi dari bidang kedokteran dan tenaga kesehatan (Biddokes) 22 tenaga kesehatan dan satu ambulans.

Syahril menambahkan, dari Kantor Kesehatan Pelabuhan dikirimkan 26 tenaga kesehatan dan tiga ambulans, selain itu RSUP Hasan Sadikin siap mengirimkan tim dan menyiapkan UGD untuk melayani pasien dari Cianjur.

Sebanyak tiga dokter spesialis bedah dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), satu tim medis dan satu ambulans. Kemudian dari Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) tiga dokter spesialis bedah ortopedi, dan lima petugas PSC (Public Safety Center) 119.

Kemenkes juga memobilisasi logistik kesehatan berupa tenda rangka ukuran 6×12 meter, velbed, kit operasional HEOC, obat-obatan, masker, masker anak, alat pelindung diri (APD), oksigen konsentrator, antigen kit, emergency kithandscoonbody bag, pampers dewasa dan anak, paket kesling, family kit.

Adapun prosedur triase penanggulangan kegawatdaruratan, bagi korban luka ringan dan dapat dilakukan rawat jalan, dilakukan perawatan di RS Cimacan dan RS Dr. Hafiz. Untuk pasien dengan kondisi luka sedang, dilakukan perawatan di RS Bhayangkara dan RS Lapangan TNI.

Sementara pasien yang memerlukan pengobatan dengan segera karena kondisi yang kritis dan membutuhkan operasi besar, dimobilisasi ke tiga RS yaitu RS Hasan Sadikin Badung, RSUD Kota Bogor, dan RS Sukabumi.

Gempa bumi ini mengakibatkan korban luka serta meninggal di Kabupaten Cianjur serta  korban luka di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor. Syahril mengatakan terdapat kerusakan di sejumlah fasilitas pelayanan Kesehatan.

Sementara itu, fasilitas kesehatan terdampak berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat, Dinkes Kabupaten Cianjur, Dinkes Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bogor antara lain RSUD Cianjur, Puskesmas Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Lalu Puskesmas Pacet, Kabupaten Cianjur, dan Puskesmas Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan laporan yang diterima Kemenkes pada Senin (21/22) gempa terjadi pukul 13.21 WIB dengan kekuatan magnitudo 5.6 di darat dengan kedalaman 10 Km yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga:

Beberapa Potret Wilayah Terdampak Bencana Gempa Cianjur