Kementerian PUPR Tangani Longsoran Gempa Hingga Mengirimkan Prasarana Sanitasi dan Air Bersih Bagi Pengungsi

0
73
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Kepala BNPB Suharyanto, meninjau penanganan longsoran di Jalan Kabupaten ruas Cugenang-Salahuni, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022). (Foto: Kementerian PUPR)

(Vibizmedia – Cianjur)  Usai meninjau secara langsung penanganan longsoran di di Jalan Kabupaten ruas Cugenang-Salahuni, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar jajaran pemerintah menangani  pembukaan jalan dan juga berfokus melakukan evakuasi gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Kepala BNPB Suharyanto.

Presiden menyatakan, kondisinya curam, masih terjadi hujan dan masih ada gempa susulan, dan tanahnya labil, sehingga perlu kehati-hatian. Namun  Menteri PUPR sudah memerintahkan jajarannya yang sudah terbiasa menangani penggalian dan penimbunan (cut and fill), sehingga bisa dikerjakan.

Presiden mengatakan, kunjungannya yang kedua kali itu bertujuan untuk memastikan evakuasi warga tertimbun hingga distribusi logistik pascagempa di Kabupaten Cianjur Jawa Barat berjalan dengan baik.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat Wilan Oktavian mengatakan, sesuai arahan Menteri PUPR bahwa setelah berhasil membuka jalan nasional Cianjur-Puncak, selanjutnya ditugaskan untuk mengecek semua jalan baik itu jalan nasional, provinsi atau kabupaten.

Wilan menyapaikan, setelah selesai di jalan nasional, pihaknya langsung bergerak pindah ke jalan kabupaten ruas Cugenang-Salahuni yang jaraknya hanya sekitar 1 km dari longsor jalan nasional kemarin. Di jalan kabupaten ini panjang longsorannya sekitar 150 meter di titik 1 dan di titik 2 sekitar 10 meter.

Dikatakan Wilan, pembersihan longsoran sudah dilakukan sejak Rabu sore (23/11/2022) dan selesai pada Kamis (24/11/2022) pukul 09.00 WIB. Total sebanyak 4 alat berat excavator dikerahkan untuk pembersihan longsoran pada ruas jalan tersebut.

Wilan menambahkan, selain longsoran jalan ini, pihaknya juga menangani longsoran di bagian lain. Sebagian harus melewati jembatan yang rusak akibat gempa, sehingga agak rawan untuk dilewati alat berat. Pihaknya sedang mengevaluasi rencana perbaikan jembatan tersebut dan terus berkoordinasi dengan Pemkab Cianju.

Selain pembersihan longsoran, Kementerian PUPR juga telah mengirimkan bantuan prasarana sanitasi dan air bersih untuk membantu para pengungsi selama masa darurat. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melepas langsung pengiriman prasarana tersebut pada Rabu malam (23/11/2022) pukul 24.00 WIB dari Depo Perbekalan di Narogong, Bekasi.

Sebanyak 10 Mobil Tangki Air (MTA) masing-masing berkapasitas 4000 L, berikut 2 Instalasi Pengolahan Air (IPA), 40 toilet portable, dan 40 Hidran Umum (HU) sudah tiba di Kota Cianjur pada Kamis (24/11) dini hari dan terus didistribusikan ke posko-posko pengungsian yang membutuhkan. Pengiriman bantuan prasarana sanitasi dan air bersih dilanjutkan Kamis sore (24/11/2022), yakni HU sebanyak 10 Unit, Genset 5 unit, lampu sorot, tenda sebanyak 13 unit, velbed 20 unit, dan MTA 6 unit.

Baca juga:

Evakuasi Korban Tertimbun Longsor Jadi Prioritas Utama Pemerintah