Update BNPB: Korban Meninggal Pascagempa Cianjur Menjadi 321 Orang, Titik Pengungsian Capai 325 Titik

0
83

(Vibizmedia – Nasional) Dalam konferensi pers sore ini di Kantor Bupati Cianjur, Minggu (27/11), Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa hari ini telah ditemukan 3 jenazah. Dengan demikian jumlah korban meninggal dunia pascagempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) lalu menjadi 321 orang. Dengan demikian masih ada 11 korban hilang.

Pasien luka berat yang masih dirawat baik di Rumah Sakit di Kabupaten Cianjur maupun di RS lainnya sejumlah 108 orang.

Selain itu, per hari ini Satgas Gabungan telah berhasil mengidentifikasi titik-titik pengungsian, total di seluruh kabupaten Cianjur ada sejumlah 325 titik pengungsian yang tersebar di 15 kecamatan.

Dengan perincian sebagai berikut: 183 titik pengungsian yang terpusat, artinya kekuatan yang mengungsi  jumlahnya di atas 25 orang. Selebihnya ada 142 titik pengungsian mandiri, yaitu masyarakat yang mendirikan tempat-tempat pengungsian di sekitar rumahnya masing-masing dengan kekuatan di bawah 25 orang.

Jumlah pengungsi yang berhasil didata pada hari ini sejumlah 73.874 orang, 33.713 laki-laki, 40.161 perempuan , 92 disabilitas, 1.207 ibu hamil , 4.240 lansia.

Telah diutus Tim pendataan gabungan baik dari Pemda, TNI/Polri dan Perguruan Tinggi untuk mendata rumah yang rusak berat, sedang, ringan dan infrastruktur.

Sementara ini data yang bisa diperoleh adalah sebagai berikut: ada 27.434 rumah rusak berat, 13.070 rumah rusak sedang, 22.124 rumah rusak ringan, total ada 62.628 rumah. Sedangkan infrastruktur yang rusak: 398 sekolah,  160 tempat ibadah, 14 fasilitas kesehatan, 16 gedung kantor.

 

Konferensi pers penanganan gempa Cianjur sore ini Kantor Bupati Cianjur, Minggu (27/11) (Foto: tangkapan layar Youtube)

Baca juga:

BNPB Distribusikan Selimut hingga Paket Makanan ke Kecamatan Gekbrong dan Mande