Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal Menjadi 323 Orang, Titik Pengungsian Capai 449 Titik

0
88

(Vibizmedia – Nasional) Dalam konferensi pers sore ini di Kantor Bupati Cianjur, Senin (28/11), Bupati Cianjur, Herman Suherman, menyampaikan bahwa penanganan bencana gempa Cianjur secara estafet telah diserahkan kepada Kabupaten Cianjur, dibantu Dandim dan Kapolres selaku tim di lapangan dan Kajari.

Perkembangan hari ini telah ditemukan 2 korban tertimbun tanah di desa Cijedil.Dengan demikian jumlah korban meninggal dunia pascagempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) lalu menjadi 323 orang, masih ada 9 korban hilang. Korban luka berat yang masih dirawat baik di Rumah Sakit di Kabupaten Cianjur maupun di RS lainnya sejumlah 108 orang.

Per hari ini  total di seluruh kabupaten Cianjur ada sejumlah 449 titik pengungsian yang tersebar di 16 kecamatan.

Dengan perincian sebagai berikut: 331 titik pengungsian  terpusat, artinya kekuatan yang mengungsi  jumlahnya di atas 25 orang. Selebihnya ada 118 titik pengungsian mandiri, yaitu masyarakat yang mendirikan tempat-tempat pengungsian di sekitar rumahnya masing-masing dengan kekuatan di bawah 25 orang.

Jumlah pengungsi yang berhasil didata pada hari ini ada 40.152 KK, dengan total sejumlah 100.330 orang, terdiri dari 48.490 laki-laki, 51.840 perempuan, 147 disabilitas, 1.317 ibu hamil, dan 6.754 lansia.

Telah diutus Tim pendataan gabungan baik dari Pemda, TNI/Polri dan Perguruan Tinggi untuk mendata rumah yang rusak berat, sedang, ringan dan infrastruktur.

Sementara data yang bisa diperoleh adalah sebagai berikut: 26.237 rumah rusak berat, 14.196 rumah rusak sedang, 22.796 rumah rusak ringan, total ada 63.229 rumah yang mengalami kerusakan. Sedangkan infrastruktur yang rusak: 421 sekolah,  170 tempat ibadah, 14 fasilitas kesehatan, 17 gedung kantor, 16 kecamatan terdampak,151 desa.

Pendistribusian logistik ke wilayah kondisi sulit masih dilakukan dengan sepeda motor. Saat ini ada 294 organisasi relawan bekerja di 15 sektor, dan total ada 4.222 relawan yang telah mendapat pembagian tugas.