Wapres Sebut Nelayan Biak Numfor Pahlawan Indonesia

0
80
Wapres saat meninjau Pelabuhan Pelindo, Jl. Wolter Monginsidi Fanoi, Kecamatan Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua, untuk menyerahkan bantuan kapal nelayan serta menyaksikan pelepasan ekspor ikan tuna, Jumat (02/12/2022). (Foto: BPMI Setwapres)

(Vibizmedia – Biak Numfor) Usai meresmikan Pusat Pelayanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) Kabupaten Biak Numfor, Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin bergegas menuju Pelabuhan Pelindo Kabupaten Biak Numfor untuk menyaksikan pelepasan ekspor ikan tuna sekaligus menyapa para nelayan. Pada kesempatan tersebut, Wapres menyampaikan apresiasinya terhadap para nelayan yang telah berkontribusi dalam memajukan industri bahari Tanah Air.

“Anda semua pahlawan Indonesia,” ujar Wapres saat meninjau Pelabuhan Pelindo, Jl. Wolter Monginsidi Fanoi, Kecamatan Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua, untuk menyerahkan bantuan kapal nelayan serta menyaksikan pelepasan ekspor ikan tuna, Jumat (02/12/2022).

“Saudara-saudara para nelayan, sehat semua?” sapa Wapres kepada para nelayan yang disambut dengan riuh sahutan dan tepuk tangan para nelayan.

Lebih lanjut, Wapres menuturkan kebanggaannya kepada kualitas ikan di dalam negeri yang tidak hanya memiliki kualitas pangsa pasar dalam negeri, tetapi menjangkau pasar internasional.

“Hasilnya tidak saja dikonsumsi di dalam negeri, tapi juga diekspor, ada yang ke Amerika, ada yang ke Jepang,” tutur Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Wapres juga menyerahkan bantuan pengadaan kapal melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kelautan dan perikanan sebanyak 45 unit, perahu, motor tempel, coolbox, dan alat penunjang lainnya kepada perwakilan dua Kelompok Usaha Bersama (KUB), yaitu KUB Tunas Baru dan KUB Orisyun.

“Dengan bantuan yang diberikan, pergunakan dengan baik untuk meningkatkan pendapatan keluarga, pendapatan daerah, dan pendapatan negara,” pesan Wapres

“Terima kasih atas pengabdiannya dan selamat bekerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) M. Zaini Hanafi mengungkapkan, KKP sedang mengupayakan pengadaan mesin pendingin untuk dapat menunjang ekspor hasil ikan dari nelayan di Biak Numfor.

“Sedang kami persiapkan perusahaan yang saat ini sedang membangun cold storage yang lebih besar. Insyaallah, tahun depan bisa beroperasi lebih baik lagi sehingga semua bisa [dibuat tuna] loin di Biak langsung ke Amerika,” jelas Hanif.

Dalam kesempatan ini, Wapres juga menyaksikan pelepasan ekspor ikan tuna yang akan diekspor ke Jepang. Ikan tuna yang akan diekspor tersebut berjumlah 225 ekor dengan rincian 30 persen ikan tuna mata besar dan 70 persen tuna sirip kuning. Berdasarkan jumlah tersebut, hanya sebesar 30% atau 1,4 ton yang diekspor. Hal tersebut disebabkan distribusi ikan segar yang membutuhkan penanganan khusus, sehingga ikan segar akan diekspor ke Jepang dan ikan dalam bentuk beku akan diekspor ke Amerika.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Abdullah Azwar Anas, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dan Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Staf Khusus Wapres Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Muhammad Imam Aziz, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, serta Tim Ahli Wapres Nurdin Tampubolon dan Johan Tedja Surya.