Cetak Potensi Transaksi Sekitar Rp203 Miliar di Food Africa 2022

0
135

(Vibizmedia РKairo)  Potensi transaksi senilai 13 juta dolar AS (sekitar Rp203 miliar) tercatat telah dihasilkan paviliun Indonesia pada hari pertama keikutsertaan di pameran Food Africa 2022 yang berlangsung pada 5-7 Desember di Kairo, Mesir.

Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf, menyampaikan hal ini melalui keterangan tertulisnya, Rabu (7/12/2022).

Dubes Lutfi mengatakan, kehadiran Paviliun Indonesia dalam ajang tahunan itu adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekspor produk Indonesia, khususnya makanan dan minuman, di kawasan Timur Tengah, Afrika dan kawasan Mediterania.

Dubes Lutfi menyatakan harapannya adalah para pelaku usaha Indonesia secara berkelanjutan masih dapat mempromosikan produk unggulan ke Mesir, meskipun suasana ekonomi global belum stabil, karena pasar Mesir pada dasarnya membutuhkan produk makanan dan minuman, di mana lebih dari 75 persen pangsa pasar ekspor produk Indonesia di Mesir adalah makanan dan minuman.

Menurut Dubes Lutfi, ekspor impor Indonesia dan Mesir selama periode Januari-September 2022 meningkat, sehingga perdagangan kedua negara saling melengkapi dan kerja sama ekonomi terus dibangun.

Sementara itu, Atase Perdagangan KBRI Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan, melalui Food Africa 2022, pemerintah memfasilitasi pengusaha dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia untuk mempromosikan produk-produk unggulan, seperti produk turunan minyak sawit, kopi, rempah-rempah, saus dan bumbu masakan, minuman kemasan, tanaman herbal, pakan ternak, serta mesin pengolahan sampah industri dan rumah tangga.

Perusahaan Indonesia yang ikut serta dalam Paviliun Indonesia di antaranya adalah PT Selaras Rasakoe Indonesia (produk rempah dan bumbu), PT Mandala Prima Makmur/Prospero Food (cokelat dan kopi), AK Goldenesia (CPO dan turunannya), PT Sumber Kopi Prima (kopi instan Caffino), PT Alam Scientia Asia (bumbu/seasoning & condiment), Nusako, PT Jagad Kelapa Nusantara (minuman air kelapa), PT Chita Agri Indonesia (kopi, kelor, pakan jagung dan mesin pengolahan sampah), PT International Niaga Globalindo (cokelat dan kopi), serta PT Ikafood Putramas (bumbu/seasoning).

Paviliun Indonesia juga dikunjungi oleh Menteri Perdagangan dan Perindustrian Republik Arab Mesir Ahmed Samir, Menteri Suplai dan Perdagangan Dalam Negeri Ali Moselhi, serta Ketua Egyptian-Indonesian Business Council (EIBC) Sherif el Gabali.

Selain Indonesia, pameran Food Africa 2022 diikuti oleh sekitar 30 negara lain, termasuk Jerman, Italia, Rusia, Turki, Arab Saudi, Malaysia, Pakistan, India, Jepang dan Kuwait.

 

Baca juga:

Produk Indonesia Sukses Raih Perhatian Internasional: Raup Potensi Transaksi USD 3,1 Juta di Pameran Mamin Terbesar Se-Australia