Hari Nusantara 2022: Mari Lanjutkan Warisan Perjuangan Para Pendahulu Satukan Indonesia

0
115
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut B. Pandjaitan (Foto: Info Publik)

(Vibizmedia – Jakarta) Dalam rangka memperingati Hari Nusantara (Harnus) yang jatuh pada 13 Desember 2022, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut B. Pandjaitan, menyampaikan ajakannya kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melanjutkan warisan dan perjuangan para pendahulu dalam menyatukan bangsa Indonesia.

Menko Marves menyatakan bahwa Indonesia telah memulai sebuah langkah besar di tingkat internasional dengan menunjukkan kepemimpinan dalam menyatukan seluruh negara kepulauan dan pulau yang ada di dunia melalui Archipelagic and Island States (AIS Forum).

Tidak hanya memperingati hari Nusantara 2022, tetapi tanggal 13 Desember 2022 juga bertepatan dengan memperingati 40 tahun UNCLOS (United Nations Convention on The Law of The Sea).

Menko Marves Luhut, Selasa (13/12/2022) mengucapkan selamat memperingati 40 Tahun UNCLOS dan Hari Nusantara. Ia berharap euforia pada kedua momen ini dapat disertai refleksi dalam menentukan langkah strategis yang akan dilakukan untuk melanjutkan warisan dan perjuangan para pendahulu kita.

Kita ingat bahwa 65 tahun yang lalu melalui Deklarasi Djuanda, Indonesia menegaskan dirinya dengan teguh bahwa Indonesia adalah sebuah Nusantara, tanah dan air yang utuh dan yang tak dapat dipisahkan. Melewati perjuangan yang tak kenal lelah dari Indonesia akhirnya membuahkan hasil setelah lebih dari dua puluh tahun kemudian. Pada 1982, konsep negara kepulauan yang diinisiasi oleh Indonesia tersebut secara resmi disahkan oleh Konvensi Hukum Laut PBB 1982.

Untuk melanjutkan cita cita besar yang telah diwariskan kepada Indonesia, Indonesia telah memulai sebuah langkah besar di tingkat internasional dengan menunjukkan kepemimpinan menyatukan seluruh negara kepulauan dan pulau yang ada di dunia melalui Archipelagic and Island States (AIS) Forum.

Semenjak inisiasi pada 2018 oleh Indonesia, AIS Forum telah melaksanakan empat kali pertemuan tingkat menteri yang mendorong komitmen dan menjadi sarana diskusi dari para pemerintah di negara pulau dan kepulauan untuk menjalin kerja sama dan kolaborasi konkret.

Menko Marves Luhut juga menyampaikan bahwa 46 negara pulau dan kepulauan akan didorong untuk berkolaborasi bersama dan melaksanakan kerja nyata dalam meningkatkan kerja sama ekonomi dan perlindungan lingkungan laut. Hal itu menjadi sebuah usaha bersama untuk tumbuh lebih kuat dan lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan masa depan di tingkat regional maupun global.

Menko Marves Luhut menyampaikan harapannya bahwa pada tahun depan, melalui pertemuan tingkat kepala negara, maka komitmen bersama negara pulau dan kepulauan di seluruh dunia yang diinisiasi oleh Indonesia, akan mendorong Indonesia mewujudkan visi sebagai poros maritim dunia.

Kepemimpinan Indonesia dalam berbagai inisiatif pada bidang kelautan di tingkat global adalah usaha Indonesia dalam meneruskan Deklarasi Djuanda dan meneguhkan takdir Indonesia sebagai Nusantara yang kuat, utuh, dan berkontribusi bagi dunia, serta bagi tata kelautan global.