Neraca Perdagangan Indonesia November 2022 Surplus USD 5,16 Miliar

0
136
Ekspor Indonesia
Ilustrasi ekspor Indonesia. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Nasional) Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia November 2022 mengalami surplus USD5,16 miliar. Surplus tersebut berasal dari sektor nonmigas USD6,83 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai USD1,67 miliar.

Penyumbang utamanya bahan bakar mineral atau HS 27, lemak dan minyak hewan/nabati HS 45, serta besi dan baja HS 72. Sedangkan, untuk neraca perdagangan komoditas migas, nilainya defisit sebesar US$ 1,67 miliar, dengan penyumbang utamanya adalah minyak mentah dan hasil minyak.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah menyampaikan jika melihat trennya ke belakang, neraca perdagangan pada periode ini mengalami surplus selama 31 bulan berturut-turut, sejak Mei 2020.

Surplus neraca perdagangan barang ini terjadi lantaran nilai ekspor masih lebih tinggi dari nilai impor pada bulan tersebut. Adapun nilai ekspor tercatat sebesar USD24,12 miliar dan nilai impor tercatat sebesar USD18,96 miliar.

“Surplus November ini jika dibandingkan dengan November 2021 didorong oleh kenaikan ekspor 5,58% dan penurunan impor 1,89%,” terang Habibullah dalam keterangannya, Selasa, 15 Desember 2022.

Alhasil, neraca perdagangan secara kumulatif dari Januari 2022 hingga November 2022 mencatat total surplus sebesar USD50,59 miliar.