Menhub: KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang Nataru

0
130
KAI
Menhub minta KAI antisipasi lonjakan penumpang Nataru (Foto Infopublik)

(Vibizmedia – Nasional) Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam mengantisipasi lonjakan penumpang kereta (KA) selama masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), meminta jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempersiapkan diri.

“Lonjakan penumpang kereta diprediksi mencapai 5,11 juta masyarakat, yang akan melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api. Jumlah itu meningkat 127,64 persen dibandingkan tahun lalu, atau meningkat hampir 3 kali lipat,” ungkap Menhub ketika memimpin Apel Gelar Pasukan Nataru 2022/2023 di Stasiun Gambir, Jakarta, pada Kamis (22/12/2022).

Para petugas di stasiun diingatkan untuk melayani dengan hati, sehingga bisa memberikan pelayanan yang prima kepada para penumpang kereta api yang akan bepergian di masa libur Nataru.

“Laksanakan tugas dengan sepenuh hati dan berikan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna kereta api, yang menjadi salah satu moda favorit masyarakat di masa libur Nataru,” pesannya.

Menhub meminta PT KAI untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ancaman tindak kriminalitas dan terorisme, dengan menggunakan alat bantu metal detector guna memeriksa barang bawaan penumpang.

Pada kesempatan yang sama, Dirut PT KAI, Didiek Hartantyo, menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai kesiapan guna menghadapi masa angkutan Nataru yang berlangsung mulai 22 Desember 2022 sampai 8 Januari 2023. Termasuk mendirikan posko selama masa libur Natal dan Tahun Baru di 9 DAOP dan 4 Divre.

“Persiapan yang sudah kita lakukan yaitu melakukan ramp check, pengecekan standar pelayanan minimum di seluruh DAOP dan Divre sudah dilakukan bersama dengan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, KNKT, dan TNI/POLRI pada Oktober dan November,” ujar Didiek.

Selama 18 hari masa angkutan Natal dan Tahun Baru, PT KAI menyediakan sekitar 5,6 juta tiket. Sampai dengan hari ini sudah terjual sekitar 40 persen. Khususnya untuk kota tujuan favorit penumpang kereta api diantaranya Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, Tegal, Kutoarjo, Surabaya, Malang dan Madiun. Sedangkan untuk jarak dekat yakni ke Cirebon serta Bandung.

Untuk memastikan aspek keselamatan kereta api, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) telah melakukan ramp check terhadap 1.824 unit sarana kereta api.

Kemenhub mengimbau kepada masyarakat yang akan bepergian untuk memperhatikan syarat prokes perjalanan yang ditetapkan dan membawa barang bawaan secukupnya, agar perjalanan lebih lancar dan nyaman.