Presiden Resmikan Ruas Tol Seksi Pekanbaru-Bangkinang

0
138
Ruas Tol
Presiden Resmikan Ruas Tol Seksi Pekanbaru-Bangkinang (Foto: BPMI Setpres)

(Vibizmedia – Nasional) Ruas jalan tol Sumatera seksi Pekanbaru – Bangkinang yang menjadi bagian dari jalan tol Pekanbaru-Padang telah selesai dibangun. Ruas tol sepanjang 30,9 kilometer (km) itu kini telah resmi beroperasi setelah Presiden Joko Widodo meresmikannya, Rabu (4/1/2023).

Anggaran pemerintah yang digunakan untuk membangun infrastruktur jalan tersebut mencapai Rp4,8 triliun.

“Saya resmikan jalan tol ruas Pekanbaru-Padang, seksi Pekanbaru-Bangkinang di kabupaten Kampar provinsi Riau,” kata Presiden Jokowi ketika memberikan keterangan pers secara virtual.

Keberadaan infrastruktur itu, lanjut Presiden, akan disambungkan dengan ruas jalan tol lingkar Pekanbaru-Dumai. Sehingga, sejumlah kota atau kabupaten di Provinsi Riau dapat tersambung dengan melalui infrastruktur tersebut.

“Nantinya akan tersambung Dumai, Pekanbaru, hingga Bangkinang,” kata Presiden.

Keberadaan infrastruktur jalan itu akan memberikan banyak manfaat pada sejumlah wilayah di Riau, karena menyambungkan setiap wilayah. Sehingga, mobilitas masyarakat antar daerah dapat menjadi lebih efisien. Konektivitas tersebut akan mendorong pertumbuhan perekonomian pada sejumlah wilayah yang berada di sekitar Provinsi Riau di masa depan.

Ruas tol seksi Pekanbaru – Bangkinang diproyeksikan ada sekitar 7 ribu kendaraan dengan tipe berbagai jenis dalam satu hari yang akan melintasi infrastruktur tersebut sebagai alternatif jalan.

Diharapkan infrastruktur ini akan memudahkan distribusi produk-produk lokal yang dihasilkan oleh sejumlah wilayah di Riau. Sehingga, daya saing produk lokal dari Riau dapat semakin kompetitif dengan produk dari daerah lain.

Ujungnya, tentu akan mendorong pembukaan lapangan kerja yang masif ke depan. Karena, produk lokal yang dihasilkan pelaku usaha di Riau ke depan membutuhkan banyak sumber daya manusia untuk melakukan kegiatan produksi.

“Kita harapkan juga bisa menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru,” pungkas Presiden Jokowi.