Gelar Konsultasi Teknis dan Edukasi Pencegahan Pelanggaran KI

0
98

(Vibizmedia РNasional) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kanwil Kemenkumham Jatim menyelenggarakan kegiatan Edukasi dan Pencegahan Pelanggaran Kekayaan Intelektual. Tujuannya sebagai Tindakan Preventif, yaitu dengan mengedepankan himbauan dan pendekatan kepada masyarakat dengan tujuan untuk menghindari munculnya potensi-potensi terjadinya permasalahan sosial dan pelanggaran hukum di bidang kekayaan intelektual.

Kegiatan yang digelar di Hotel JW Marriot itu dihadiri Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari dan Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Kekayaan Intelektual Brigjen Pol Anom Wibowo serta Direktur Merek dan Indikasi Geografis Kurniaman Telaumbanua.

Imam mengatakan bahwa Kekayaan Intelektual termasuk kategori harta, karena meskipun merupakan benda tak berwujud tetapi mempunyai nilai ekonomis. Bahkan dalam kondisi tertentu nilai ekonomisnya dapat jauh melebihi benda yang berwujud.

“Oleh karena peran strategis inilah maka eksistensi mekanisme pencegahan pelanggaran dan penegakan hukum KI menjadi penting, sebagai bentuk perlindungan atas hak kekayaan intelektual dalam dunia bisnis yang kompetitif seperti saat ini,” ujarnya.

Pelanggaran atas Hak Kekayaan Intelektual, lanjut Imam, dapat terjadi karena beberapa faktor. Misalnya karena daya beli masyarakat masih rendah. Sehingga membeli barang bajakan atau kurang
berkualitas.

“Atau karena kurangnya sosialisasi atau informasi kepada masyarakat sehingga tingkat kesadaran hukumnya rendah,” ujarnya.

Imam mencontohkan, karena faktor kurangnya pengetahuan terkait Kekayaan Intelektual, salah satu SMA di Jawa Timur mendapat somasi dari pihak pencipta. Karena diduga menyebarluaskan buku dalam bentuk digital tanpa izin pada situs perpustakaan sekolah.

“Begitu juga dalam lalu lintas perdagangan di Jawa Timur,masih banyak kita temukan pusat-pusat perbelanjaan yang memfasilitasi beredarnya barang-barang bajakan,” terang Imam.

Untuk itu, Imam mengatakan pentingnya kegiatan ini. Sehingga dia berharap setiap peserta bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut. 

Sumber : Humas Kemenkumham Nasional