Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Jumat Ditutup Melemah ke 6.880

0
158
Vibizmedia Picture

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham Jumat penutupan sesi sore ini (11/8) terpantau melemah 18,895 poin (0,27%) ke level 6.879,979 setelah dibuka naik ke level 6.888,820.

IHSG terkoreksi dari penguatan kemarin, di sekitar area konsolidasinya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah setelah rilis inflasi AS yang di bawah estimasi pasar, serta Wall Street yang ditutup menguat oleh data inflasi tersebut.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau melemah 0,31% atau 47 poin ke level Rp 15.247, dengan dollar AS di pasar uang Asia beranjak turun tipis setelah menguat terbatas di sesi global sebelumnya; oleh data inflasi Amerika yang dirilis 3,2% di bawah estimasi namun masih di atas target akhir the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.200, terpantau di di oversold area-nya, di sekitar 5 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 10,054 poin (0,15%) ke level 6.888,820. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,283 poin (0,13%) ke level 968,088. Siang ini IHSG melemah 22,213 poin (0,32%) ke level 6.871,063. Sementara LQ45 terlihat turun 0,28% atau 2,733 poin ke level 963,751.

IHSG kemudian bergerak agak mendatar dan ditutup melemah 18,895 poin (0,27%) ke level 6.879,979. Indeks LQ45 turun 0,22% atau 13,300 poin ke level 964,347. Tercatat terakhir ini sebanyak 225 saham naik, 271 saham turun dan 241 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat bias melemah, di antaranya Indeks Straits Times yang menurun 0,86%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,90%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain RMK Energy (RMKE) -6,86%, Sumber Tani (STAA) -4,09%, Indomobil (IMAS) -3,30%, dan Siloam Hospitals (SILO) -2,87%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini cenderung dalam koreksi di antara rentang konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia sore ini variatif bias melemah setelah rilis inflasi AS di bawah estimasi yang mengangkat Wall Street positif.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih konsolidatif dengan bias terkoreksi, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.966 dan 6.989. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.800, dan bila tembus ke level 6.622.

.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group