Aksi Beli Pihak Asing Kuatkan Bursa Saham Korea Selatan Kamis

0
226

(Vibizmedia – Index) Bursa saham Seoul ditutup naik pada hari Kamis, terdukung aksi pembelian asing, sementara investor masih khawatir mengenai jalur kebijakan Federal Reserve di masa depan.

Indeks Kospi naik 3,26 poin, atau 0,13 persen, menjadi ditutup pada 2.514,96.

Volume perdagangan sangat tipis yaitu sebanyak 353,45 juta lembar saham senilai 6,43 triliun won (US$5 miliar), dengan jumlah saham yang mengalami penurunan melebihi saham yang memperoleh keuntungan sebanyak 469 berbanding 403.

Pihak asing membeli saham senilai 119 miliar won, mengimbangi penjualan saham institusi dan individu senilai 137 miliar won.

Bursa Wall Street naik semalam, dengan Dow Jones Industrial Average naik 0,5 persen menjadi 35,273.03, dan NASDAQ yang kaya teknologi juga bertambah 0,5 persen menjadi 14,265.86.

Ada ekspektasi bahwa The Fed hampir menyelesaikan siklus kenaikan suku bunganya, dan kemungkinan penurunan suku bunga akan terjadi pada tahun 2024. Namun risalah The Fed terbaru menunjukkan bahwa para pejabat tidak berniat untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter.

Saham-saham berkapitalisasi besar beragam.

Produsen mobil terkemuka Hyundai Motor naik 1 persen menjadi 184.800 won, maskapai penerbangan nasional Korean Air naik 2 persen menjadi 22.800 won, pembuat baterai mobil terkemuka LG Energy Solution naik 1,5 persen menjadi 448.500 won, dan perusahaan utilitas negara Korea Electric Power Corp. melonjak 3,4 persen menjadi 18.750 won. won.

Di antara saham-saham yang mengalami penurunan, Samsung Electronics turun 0,6 persen menjadi 72.400 won, pembuat chip nomor dua SK hynix turun 0,9 persen menjadi 130.100 won, dan pembuat baja nomor dua Hyundai Steel merosot 1,1 persen menjadi 35.350 won.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa saham Korea Selatan akan mencermati pergerakan saham-saham khususnya saham berkapital besar, jika bergerak naik, akan menguatkan bursa saham Korea Selatan.