Pentingnya Sinergi antara Pemangku Kepentingan untuk Memperkuat Kinerja Pariwisata Nasional

0
174
Rakor: HL Selkber Parowoa
Sumber: Bank Indonesia

(Vibizmedia – Economy & Business) – Sektor pariwisata merupakan sektor yang perlu dikembangkan mengingat pariwisata adalah salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi.

Masih banyak destinasi wisata yang perlu dikembangkan untuk dapat dikunjungi baik oleh wisatawan asing maupun wisatawan nusantara.

Dalam Rapat Koordinasi High Level Sekretariat Bersama Percepatan Pengembangan Sektor Pariwisata (Rakor High Level Sekber Pariwisata) disampaikan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Odo R.M. Manuhutu, untuk memperkuat kinerja pariwisata nasional.

Terkait hal ini, Odo R.M. Manuhutu menyampaikan 3 (tiga) hal yang perlu menjadi perhatian Sekber Pariwisata.

Pertama, pengembangan pariwisata berkualitas perlu difokuskan untuk mendatangkan wisman yang high spender.

Kedua, berbekal jumlah penduduk usia muda yang besar dan transisi demografi yang sedang berlangsung. Sinergi program penguatan pariwisata harus dapat menyasar preferensi dan memobilisasi potensi pasar wisnus berusia muda tersebut.

Ketiga, keterlibatan swasta terus didorong untuk berkolaborasi memelihara dan menjaga keberlangsungan program pengembangan DPSP.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hariyanto, menyampaikan bahwa dukungan dan kolaborasi dalam pengembangan destinasi pariwisata akan terus diperkuat.

Terutama berfokus pada 3 (tiga) aspek.

Pertama, asesmen dan monitoring implementasi penerapan pariwisata berkualitas di DPSP secara periodik melalui Sekber Pariwisata. Nantinya dapat diperluas ke destinasi lain yang potensial untuk dikembangkan.

Kedua, pengembangan desa wisata melalui penyelenggaraan kompetisi dengan basis Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), berkolaborasi dengan Bank Indonesia.

Ketiga, pengembangan desa wisata dan UMKM yang berkontribusi bagi sektor pariwisata dan ekraf.

Lebih lanjut, Bank Indonesia berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah untuk mendorong kinerja pariwisata. Dengan cara mengoptimalkan seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.

Hal ini antara lain dilakukan melalui penguatan advokasi dan kajian, pengembangan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran pendukung pariwisata. Serta promosi investasi pariwisata melalui Investor Relations Unit (IRU)-Regional Investor Relations Unit (RIRU)-Global Investor Relations Unit (GIRU).

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting