Penguatan Dolar AS Menekan Harga Kakao

0
173

(Vibizmedia – Commodity) Harga kakao di bursa komoditi berjangka New York pada hari Selasa ditutup turun terendah dalam 1 minggu tertekan penguatan dolar AS.

Harga kakao kontrak bulan Maret 2024 ditutup turun 1,56% pada 4.106.

Indeks dolar AS naik ke level tertinggi 1-1/2 minggu mendorong likuidasi jangka panjang di kakao berjangka.

Harga kakao juga mengalami carryover negatif dari Jumat lalu ketika Organisasi Kakao Internasional (ICCO) memangkas perkiraan defisit kakao global tahun 2022/23 menjadi -99.000 MT dari perkiraan sebelumnya sebesar -116.000 MT, dengan alasan melemahnya permintaan global.

Kamis lalu, kakao bulan Maret mencatatkan kontrak tertinggi, dan kontrak berjangka terdekat (CCZ23) mencatat rekor tertinggi dalam 46 tahun. Harga kakao masih tetap tinggi karena hujan yang terus menerus telah membatasi pekerjaan lapangan dan mendorong terjadinya penyakit tanaman di pertanian Afrika Barat, yang menyediakan sebagian besar pasokan kakao dunia. Hal ini juga memicu kekhawatiran bahwa produksi kakao saat ini tidak dapat menambah pasokan untuk menghindari defisit global. Menurut Maxar Technologies, total curah hujan di Afrika Barat sejak musim hujan dimulai pada tanggal 1 Mei sudah lebih dari dua kali lipat rata-rata dalam 30 tahun terakhir.

Tanda-tanda berkurangnya produksi kakao di Pantai Gading, produsen kakao terbesar di dunia, memberikan dampak positif terhadap harga. Pada hari Senin, data dari pemerintah Pantai Gading menunjukkan petani Pantai Gading mengirimkan 545,164 MT kakao ke pelabuhan mulai 1 Oktober-2 Desember, turun -34% dibandingkan waktu yang sama tahun lalu.

Selain itu, sisi bullishnya adalah persediaan kakao yang disimpan di pelabuhan AS yang dipantau oleh ICE terus menurun sejak bulan Juni dan mencatat level terendah dalam 2,5 tahun pada hari Selasa.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kakao akan mencermati perkembangan persediaan, yang jika masih menurun, akan menguatkan harga kakao. Juga akan mencermati pergerakan dolar AS, dimana jika data ADP Employment Change terealisir naik, akan menguatkan dolar AS dan menekan harga kakao. Harga kakao diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.085-4.063. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.145-4.183.