Percepat Pembangunan Desa, Kemendes PDTT dan BRIN Berkolaborasi

0
216
Mendes PDTT Abdul Halim ISkandar Menerima Peneliti Ahli Utama BRIN Siti Zuhro (Foto: Humas Kemendes PDTTT)

(Vibizmedia – Nasional) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi melakukan penyediaan data untuk mempercepat pembangunan desa.

“Dalam membangun desa, kita butuh kolaborasi. Karena tidak mungkin Kemendes PDTT menangani sendiri 75 ribu lebih yang butuh sentuhan. Makanya, kita punya Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) dan dan menjalin kerjasama dengan kementerian dan lembaga dengan programnya masing-masing,” kata Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, di Jakarta, Selasa (5/12/2023).

Kerja sama dengan BRIN dinilai penting untuk menindaklanjuti rancangan Kemendes PDTT terkait pembangunan berbasis masalah desa berbasis keinginan.

“Makanya, kita munculkan gagasan Sustainable Development Goals (SDGs) desa itu supaya mendetilkan masalah di desa itu ada landing-nya. Kita kuatkan data dan membuat perencanaan pembangunan di desa itu berbasis data,” jelasnya.

Dengan dukungan dan kolaborasi ini, Kemendes PDTT dan BRIN akan mengunjungi Desa Laramo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mengkaji rancangan berbasis data itu.

“Pertemuan ini tentu sangat bermakna bagi pola pembangunan di desa. Demi kebersamaan dengan BRIN, kita agendakan untuk ke Konawe Utara, ” imbuh dia.

Desa Laramo di Konawe Utara disiapkan menjadi desa inovasi yang bisa berkompetisi hingga tingkat internasional. Desa ini menjadi sasaran BRIN karena belum tersentuh dan belum diberikan pemahaman tentang pembangunan desa.

“Kami eksekusi Desa Lamaro. Kami ajak bergerak cepat pembangunan desa di sana selama tiga bulan hingga Desember 2023 ini. Kami ingin jadikan desa percontohan di sana,” katanya.

Menurut Siti, masyarakat dan Kepala Desa Lamaro terus menumbuhkan semangat agar desanya maju dan berkembang.

“Kita dorong tempat kosong dibangun rumah inovasi, kami ciptakan pasar kaget desa inovasi untuk menggerakkan ekonomi di Desa Lamaro. Bahkan, kantor desa sempat mangkrak kita hidupkan kembali dengan dicat dan dirapikan,” kata Siti.

BRIN juga telah melakukan pelatihan dalam memanfaatkan sejumlah potensi yang ada di Desa Lamaro seperti pelatihan pengolahan cengkeh, pengolahan sagu dan lainnya.

“Dengan kolaborasi, percepatan pembangunan di desa akan segera terwujud dengan cepat,” ujarnya optimistis.

Turut dihadir dalam acara ini Sekjen Kemendes PDTT Taufik Madjid, Dirjen PDP Kemendes PDTT Sugito, Kepala BPSDM Kemendes PDTT Lutfiyah Nurlaela, Kepala BPI Kemendes PDTT Ivanovich Agusta dan Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen PPDT Kemendes PDTT Rafdinal.