Penguatan Mata Uang Yen Menekan Bursa Saham Jepang; Saham Toyota Melemah

0
199

(Vibizmedia – Index) Bursa saham Jepang berakhir turun pada hari Kamis, menghapus kenaikan dari sesi sebelumnya, tertekan penguatan mata uang yen karena dolar AS melemah setelah Federal Reserve AS mengisyaratkan pemotongan tiga suku bunga pada tahun 2024.

Indeks Nikkei 225 turun 0,73% menjadi ditutup pada 32.686, sedangkan Indeks Topix yang lebih luas turun 1,43% menjadi 2.321.

Penguatan mata uang yen merugikan industri-industri berat ekspor Jepang dan membuat aset-aset Jepang kurang menarik bagi investor asing.

Pasar juga menjadi berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan Bank of Japan minggu depan karena Gubernur BOJ Kazuo Ueda sebelumnya memberi isyarat untuk mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya lebih awal dari yang diantisipasi.

Penurunan signifikan terlihat dari indeks kapital besar seperti Mitsubishi UFJ (-3.5%), Denso Corp (-2%), Toyota Motor (-3.8%), Tokyo Electric Power (-4.8%) dan Tokyo Electron (-1.7%).

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, bursa Jepang akan mencermati hasil penutupan bursa Wall Street yang jika berakhir naik, akan memberikan sentimen positif bagi bursa Jepang. Namun jika bursa Wall Street ditutup turun, akan dapat menekan bursa Jepang.