Melejit dari Zona Merah, IHSG Senin Ditutup Rebound ke Level 7.245

0
259

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham penutupan Senin sore ini (22/1), terpantau menguat 20,526 poin (0,28%) ke level 7.247,928 setelah dibuka turun ke level 7.214,516.

IHSG bergerak fluktuatif di dua zona lalu bangkit di sesi terakhir, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed mencermati Wall Street yang di akhir pekan kompak ditutup di level rekor tertingginya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,45% atau 70 poin ke level Rp 15.677, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya; dalam koreksi dari sekitar sebulan tertingginya di tengah berkurangnya estimasi prospek penurunan suku bunga the Fed dalam waktu dekat.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.622, serta terpantau merosot ke level hampir 2,5 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 12,886 poin (0,18%) ke level 7.214,516. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,214 poin (0,23%) ke level 974,885. Siang ini IHSG melemah 8,652 poin (0,12%) ke level 7.218,750. Sementara LQ45 terlihat turun 0,07% atau 0,700 poin ke level 971,971.

IHSG kemudian dari zona merah melejit di akhir sesi dan ditutup menguat 20,526 poin (0,28%) ke level 7.247,928, sedangkan LQ45 naik 0,07% atau 0,695 poin ke level 973,366. Tercatat saat ini sebanyak 211 saham naik, 325 saham turun dan 232 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed, di antaranya Nikkeii yang menanjak 1,62%, dan Indeks Hang Seng yang merosot 2,27%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Superkraine (SKRN) 25,00%, Hotel Sahid Jaya (SHID) 10,20%, Chandra Asri (TPIA) 10,11%, dan Sumber Energi (ITMA) 8,70%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari koreksi sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini variatif meskipun Wall Street berakhir dalam rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih di area konsolidasi dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.390 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.156, dan bila tembus ke level 7.093.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group