Koreksi Hari Kedua, IHSG Kamis Ditutup Melemah 0,7% ke Level 7.178

0
221
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (25/1), terpantau melemah 49,781 poin (0,69%) ke level 7.178,042 setelah dibuka turun ke level 7.215,208.

IHSG bergerak di dua zona dan kemudian makin tergerus melanjutkan koreksi kemarin, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di antara China memangkas giro wajib perbankan, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam variatif tetapi S&P 500 kembali mencetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah tajam 0,63% atau 99 poin ke level Rp 15.819, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi; meninggalkan sekitar 6 minggu tertingginya di tengah investor menantikan data GDP dan inflasi Amerika untuk estimasi kebijakan the Fed berikutnya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.720, serta terpantau tertekan ke level 3 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 20,700 poin (0,29%) ke level 7.235,529. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,954 poin (0,30%) ke level 968,819. Siang ini IHSG menguat 10,366 poin (0,14%) ke level 7.245,895. Sementara LQ45 terlihat naik 0,09% atau 0,852 poin ke level 969,671.

IHSG kemudian balik ke zona merah lebih dalam dan ditutup melemah 49,781 poin (0,69%) ke level 7.178,042, sedangkan LQ45 turun 0,67% atau 6,454 poin ke level 959,797. Tercatat saat ini sebanyak 260 saham naik, 258 saham turun dan 248 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,03%, dan Indeks Hang Seng yang menanjak 1,96%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Petrindo Jaya (CUAN) -5,36%, Sarana Menara (TOWR) -4,66%, Petrosea (PTRO) -3,67%, dan Dharma Polimetal (DRMA) -3,08%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktustif dalam bias negatif oleh profit taking, sementara bursa kawasan Asia sore ini mixed dengan Hang Seng yang melaju, serta mencermati Wall Street yang berakhir variatif.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih sideways dalam bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.390 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.156, dan bila tembus ke level 7.093.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group