Meningkat Tinggi: Penyaluran Pinjaman PNM Mekaar

0
170
Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan para peserta program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (29/1/2024). (Foto: BPMI Setpres)

(Vibizmedia – Jakarta) Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi penyaluran pinjaman Permodalan Nasional Madani (PNM) program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) meningkat signifikan sejak diluncurkan pada 2015 lalu. Kini jumlah nasabah aktif PNM Mekaar mengalami peningkatan hingga mencapai 15,2 juta nasabah dengan dana yang disalurkan mencapai Rp237 triliun.

Saat bersilaturahmi dengan para peserta PNM Mekaar di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah pada Senin (29/1/2024, Presiden Jokowi menyatakan rasa senangnya karena di pada tahun 2015 yang disalurkan kurang lebih hanya Rp800 miliar untuk kurang lebih 400-an ribu nasabah, sekarang yang aktif sudah berjumlah 15,2 juta nasabah dan yang disalurkan Rp237 triliun.

Kemudian, PNM Mekaar patut diapresiasi karena mampu menekan angka kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Dengan begitu, menunjukkan bahwa tingkat pengembalian pinjaman oleh para nasabah sangat tinggi.

Presiden menyatakan, menurutnya PNM Mekaar itu sangat kecil sekali kalau dibandingkan dengan perbankan. Yang mencicil dengan disiplin hampir 100 persen. Yang tidak bisa mengembalikan prosentasenya hanya kecil sekali, sebesar 0,5 persen.

Oleh karena itu, Kepala Negara terus mendorong para nasabah untuk tetap disiplin dan bekerja keras agar jumlah pinjaman dapat meningkat dan usaha yang dijalankan bisa naik kelas.

“Kalau dari (usaha) kecil ingin masuk ke menengah, masuk ke besar, kuncinya disiplin dan kerja keras. Enggak ada kalau enggak disiplin bisa naik kelas enggak ada. Percaya saya, saya mengalami. Kerjanya enggak kerja keras juga enggak mungkin Bapak/Ibu bisa berhasil, bisa meningkatkan jumlah pinjamannya,” pesan Kepala Negara.

Di samping itu, Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada para petugas pendamping atau account officer (AO) yang telah mendampingi para nasabah. Presiden Jokowi pun berharap proses pendampingan tersebut terus berjalan sehingga PNM Mekaar dapat menjadi program yang bermanfaat bagi rakyat.

“Tidak hanya urusan pinjam-meminjam, tetapi memberikan edukasi, mendidik kita semuanya untuk disiplin, kerja keras dalam mengangkat ekonomi nasional kita, mengangkat ekonomi keluarga kita,” tandas Presiden Jokowi.

Baca juga:

Cerita Keberhasilan Dua Nasabah PNM Mekaar