Penguatan Dolar AS Menekan Harga Emas Rabu Sesi Asia

0
92

(Vibizmedia – Commodity) Harga Emas bergerak datar pada hari Rabu di sesi Asia terpicu penguatan dolar AS dan kehati-hatian menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve AS pada hari ini.

Terpantau harga emas spot bergerak turun 0,15% pada $2.033,83 per ons.

Harga emas berjangka AS terpantau datar di $2.051,7 per ons.

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil, namun pasar akan fokus pada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell setelah pertemuan tersebut untuk mendapatkan petunjuk mengenai potensi penurunan suku bunga tahun ini.

Namun, data ekonomi AS dan tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan semakin melemahkan sentimen penurunan suku bunga, sehingga membuat emas tetap berada di bawah tekanan.

Pasar saat ini melihat peluang penurunan suku bunga Fed pada bulan Maret kurang dari 50%, turun dari 73% yang terlihat pada awal tahun, menurut FedWatch Tool dari CME.

Pasar juga tetap berhati-hati terhadap risiko konflik geopolitik yang lebih luas di Timur Tengah menyusul serangan pesawat tak berawak yang mematikan terhadap pasukan AS di dekat perbatasan Yordania-Suriah pekan lalu.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika terus menguat akan dapat menekan harga emas. Juga pernyataan ketua Fed pasca keputusan suku bunga AS dapat menjadi fokus apakah The Fed akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat atau tidak. Harga emas AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $2.034-$2.012. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $2.071-$2.089.