Rebound di Akhir Sesi, IHSG Jumat Ditutup Menguat ke Level 7.239

0
217
Vibizmedia Photo

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Jumat sore ini (2/2), menguat 37,089 poin (0,52%) ke level 7.238,785 setelah dibuka naik ke level 7.220,412.

IHSG bergerak sideways di dua zona lalu melejit di akhir sesi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed menguat mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam gain dan Dow Jones kembali mencetak rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat tajam 0,63% atau 99 poin ke level Rp 15.650, dengan dollar AS di pasar uang Eropa turun tipis setelah melemah; dari semalam terkoreksi di tengah naiknya pilihan aset berisiko di bursa saham menjelang rilis tenaga kerja NFP Amerika malam ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.749, serta terpantau menguat di hari keenamnya, ke level 1,5 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,716 poin (0,26%) ke level 7.220,412. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,606 poin (0,37%) ke level 980,879. Siang ini IHSG melemah 9,222 poin (0,13%) ke level 7.192,473. Sementara LQ45 terlihat naik 0,05% atau 0,494 poin ke level 977,767.

IHSG kemudian beranjak melejit di akhir sesi dan ditutup menguat 37,089 poin (0,52%) ke level 7.238,785, sedangkan LQ45 naik 0,27% atau 2,658 poin ke level 979,931. Tercatat saat ini sebanyak 193 saham naik, 295 saham turun dan 276 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,41%, dan Indeks Hang Seng yang menurun 0,21%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indah Kiat (INKP) 5,52%, Tjiwi Kimia (TKIM) 4,88%, Charoen Pokphand (CPIN) 4,50%, dan Petrosea (PTRO) 4,12%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi dengan bias positif, sementara bursa kawasan Asia sore ini mixed bias menguat mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidatif dalam bias menguat, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.307 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.103, dan bila tembus ke level 7.047.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group