Mengikuti Regional, IHSG Senin Ditutup Melemah ke Level 7.199

0
187

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Senin sore ini (5/2), terpantau melemah 40,170 poin (0,55%) ke level 7.198,615 setelah dibuka turun ke level 7.227,452.

IHSG bergerak dalam bias negatif mengikuti regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah setelah the Fed menyatakan akan berhati-hati dalam memangkas suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan serempak dalam gain.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,40% atau 63 poin ke level Rp 15.705, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah menguat; diangkat rilis tenaga kerja NFP yang melebihi estimasi dan mengurangi peluang penurunan suku bunga dalam jangka pendek ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.709, serta terpantau terkoreksi dari rally 6 harinya saat di level 1,5 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 11,333 poin (0,16%) ke level 7.227,452. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,407 poin (0,14%) ke level 981,338. Siang ini IHSG 26,785 poin (0,37%) ke level 7.212,000. Sementara LQ45 terlihat turun 0,03% atau 0,291 poin ke level 979,640.

IHSG kemudian bergerak turun dan ditutup melemah 40,170 poin (0,55%) ke level 7.198,615, sedangkan LQ45 turun 0,45% atau 4,441 poin ke level 975,490. Tercatat saat ini sebanyak 200 saham naik, 335 saham turun dan 231 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed melemah, di antaranya Nikkei yang naik 0,54%, dan Indeks Hang Seng yang merosot 0,15%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Antam (ANTM) -5,57%, Gajah Tunggal (GJTL) -5,56%, Pertamina Geothermal (PGEO) -5,06%, dan Medco (MEDC) -3,46%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam bias koreksi searah regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini bias melemah setelah the Fed menyatakan akan berhati-hati dalam memangkas suku bunga.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidatif dan berupaya rebound, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.307 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.103, dan bila tembus ke level 7.047.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group