Setelah Libur Panjang, IHSG Senin Ditutup Menguat ke Level 7.298

0
356

(Vibizmedia – IDX) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa saham, penutupan Senin sore ini (12/2), terpantau menguat 62,517 poin (0,86%) ke level 7.297,669 setelah dibuka naik ke level 7.270,798.

IHSG bergerak menanjak ke 5 minggu tertingginya setelah libur panjang, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di antara sebagian pasar yang libur Imlek, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan ditutup semua indeksnya menguat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,28% atau 44 poin ke level Rp 15.595, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi sempit; dalam rentang terbatas di tengah pasar yang sebagian libur Imlek, serta menantikan rilis inflasi CPI Amerika Selasa malam (WIB) nanti.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.639, serta terpantau di sekitar level hampir sebulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,646 poin (0,49%) ke level 7.270,798. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,060 poin (0,72%) ke level 990,195. Siang ini IHSG menguat 36,652 poin (0,51%) ke level 7.271,804. Sementara LQ45 terlihat naik 0,71% atau 6,936 poin ke level 990,071.

IHSG kemudian terus menanjak dan ditutup menguat 62,517 poin (0,86%) ke level 7.297,669, sedangkan LQ45 naik 1,22% atau 12,032 poin ke level 995,167. Tercatat saat ini sebanyak 286 saham naik, 280 saham turun dan 201 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,09%, dan ASX 200 yang turun 0,39%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Vale Indonesia (INCO) 10,93%, PIK (PANI) 8,38%, Bank BTN (BBTN) 8,37%, dan Bank CIMB Niaga (BNGA) 7,02%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini positif ke 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini mixed di antara sebagian pasar yang libur Imlek, serta mencermati Wall Street yang di akhir pekan ditutup menguat.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan ditahan profit taking karena sudah di area overbought-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.307 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.103, dan bila tembus ke level 7.047.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group