{"id":212673,"date":"2019-09-03T18:30:53","date_gmt":"2019-09-03T11:30:53","guid":{"rendered":"http:\/\/vibizmedia.com\/?p=212673"},"modified":"2020-01-08T16:41:39","modified_gmt":"2020-01-08T09:41:39","slug":"destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/","title":{"rendered":"Destry Damayanti &#8211; Dewan Gubernur Senior BI: Era Fintech, Waspadai Shadow Banking (Part 3\/5)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">(Vibizmedia &#8211; Wawancara Khusus) Digital ekonomi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan searah dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, diperkirakan ada 50 juta pengguna baru internet pada periode 2015-2020, juga diperkirakan bakal menjadi pengguna sosial media terbesar di dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut laporan McKinsey, sektor <em>e-commerce<\/em> Indonesia terdiri dari USD 5 milar transaksi <em>formal e-tailing<\/em> dan lebih dari USD 3 miliar <em>informal commerce<\/em>. Bisnis <em>e-tailing<\/em> di Indonesia berkembang pesat diantaranya kita kenal dengan munculnya toko online seperti JD, Lazada, Shopee dan Tokopedia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak kalah ramainya juga transaksi <em>informal commerce<\/em> yang dilakukan melalui sosial media atau komunitas online dengan menggunakan sarana transaksi informal seperti jual-beli menggunakan WhatsApp dan Facebook.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">McKinsey memperkirakan bahwa pertumbuhan <em>digital economy<\/em> di Indonesia bisa menjadi pendorong ekonomi Indonesia. Pertumbuhan ini tidak terlepas dari tingginya pengguna <em>smartphone<\/em>, dilaporkan bahwa 75% transaksi online menggunakan <em>smartphone<\/em>, lebih tinggi dibanding Malaysia (62%) dan Amerika Serikat (39%). Jumlah para penjual untuk transaksi online belakangan ini bertumbuh hampir dua kali lipat tiap tahunnya, mencapai 4,5 juta penjual online, dimana 99% diantaranya adalah pengusaha mikro dan sekitar setengahnya adalah murni jualan online tanpa memiliki toko secara phisik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perdagangan <em>e-commerce<\/em> terus bertumbuh di Indonesia bahkan diperkirakan akan tumbuh delapan kali lipat dari periode 2017 ke 2022, dimana pembelanjaan melalui <em>e-tailing<\/em> akan tumbuh dari USD 5 miliar menjadi USD 425 miliar. Sementara pembelanjaan melalui <em>social commerce<\/em> diperkirakan akan tumbuh dari USD 3 miliar menjadi USD 15-25 miliar. Sehingga digital economy bakal menjadi salah satu pilar kekuatan ekonomi Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fadjar Ari Dewanto &#8211; Editor In Chief Vibiz Media Network, pertumbuhan digital ekonomi ini tidak terlepas dari hadirnya <em>startup<\/em> di bidang <em>e-commerce<\/em>. Indonesia memiliki 4 startup <em>unicorn<\/em> dengan valuasi USD 21,5 miliar.\u00a0Bisa dipastikan bahwa <a href=\"http:\/\/vibizmedia.com\/2019\/09\/03\/progresif-ekonomi-digital-indonesia-menyentuh-inflection-point\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" class=\"broken_link\">Indonesia mencapai <em>inflection point<\/em> dengan pertumbuhan yang dramatis dan akan semakin besar dalam kontribusinya kepada perekonomian Indonesia<\/a>. Regulasi yang menstimulate pertumbuhannya dengan <em>interlink<\/em> kepada bank harus segera disiapkan untuk menghadapi hal ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bukan Disruption Economy, Tapi Peluang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkembangan digital ekonomi di Indonesia adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari, hal ini merupakan fakta dan tantangan yang harus kita akan hadapi ke depan bagi bank sentral sekali pengendali moneter. Destry Damayanti berpandangan bahwa sekalipun sudah stabil sepertinya diganggu jadi <em>disruption<\/em>, \u00a0namun Destry menekankan bahwa hal ini justru suatu peluang, contoh peluang adalah membantu perkembangan UMKM, juga meningkatnya akses keuangan dengan adanya <em>fintech<\/em>\u00a0 dan perkembangan financial tehnologi ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_212677\" aria-describedby=\"caption-attachment-212677\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"http:\/\/vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Internet-Economy.jpeg\" class=\"broken_link\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-212677 size-full\" src=\"http:\/\/vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Internet-Economy.jpeg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Internet-Economy.jpeg 720w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Internet-Economy-300x169.jpeg 300w, https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Internet-Economy-696x392.jpeg 696w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-212677\" class=\"wp-caption-text\">Sumber : Google and Temasek<\/figcaption><\/figure>\n<h6 style=\"text-align: justify;\">Lihat juga :\u00a0<em><a href=\"http:\/\/vibizmedia.com\/2019\/08\/28\/peranan-bank-indonesia-di-tengah-situasi-global\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" class=\"broken_link\">Ngobrol Bareng Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti: Peranan BI Di Tengah Situasi Global (Part 1\/5)<\/a><\/em><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indonesia adalah negara yang besar dan terdiri dari pulau-pulau yang sangat terpencar, masyarakat \u00a0tersebar dimana-mana sehingga tidak mungkin juga bank harus tersebar di mana-mana, atau buka ATM di semua wilayah\u00a0 Indonesia. Padahal kalau kita bicara UUD 45 seluruh warga negara mempunyai hak yang sama, termasuk\u00a0 hak terhadap\u00a0 akses keuangan,\u00a0 telah lama hal ini menjadi permasalahan bagi Indonesia, namun dengan kemajuan tehnologi telekomunikasi\u00a0 maka mulai juga ada \u00a0akses keuangan atau <em>financial inclusion<\/em> bagi masyarakat bawah akibat kerjasama antara dunia perbankan dengan \u00a0telekomunikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal perkembangan <em>branchless banking<\/em> di Indonesia adalah dengan sms, lalu berkembang menjadi transaksi mobile, dimana prosedur mobile banking semula cukup panjang berkembang semakin mudah hanya dengan <em>tapping<\/em> saja. Kemudahan ini semakin memperluas akses masyarakat pada sistem pembayaran, sehingga Bank Indonesia terus\u00a0 mengantisipasi \u00a0perkembangan era keuangan digital \u00a0seperti\u00a0 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian juga dunia perbankan perlu mengantisipasi perkembangan ini, dimana ada bisnis model yang tergerus dengan transaksi\u00a0 <em>fintech<\/em>,\u00a0 misalnya <em>customer service<\/em> tidak perlu sebanyak dulu lagi, \u00a0orang lebih suka melakukan transaksi melalui telepon atau\u00a0 <em>mobile banking<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keuntungan bagi Indonesia dalam menghadapi perkembangan ini, biasanya fenomena-fenomena ini sudah berkembang terlebih dahulu di China sehingga menjadi contoh bagi kita. Di China perkembangan <em>digital economy<\/em> 10 tahun terakhir sangatlah pesat, sehingga \u00a0terjadi <em>financial dinstruption<\/em>, awalnya\u00a0 dibiarkan terus berkembang dan tidak masuk kontrol bank sentral, akibatnya timbullah masalah shadow banking. Sekarang\u00a0 China sadar bahwa <em>business model<\/em> ini harus bisa <em>link<\/em> ke bank sehingga bank sentral bisa memonitor perkembangan transaksinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang sedang dilakukan Bank Indonesia, bagaimana terus memonitor arah sistem pembayaran yang sudah berubah dari konvensional \u00a0ke arah non konvensional, dari <em>cash<\/em> \u00a0sudah berubah ke <em>non cash<\/em>, pelakunya yang tadinya hanya bank\u00a0 sekarang banyak non bank. Apalagi bila pelaku pembayaran adalah sesama\u00a0 non bank, hal ini semakin tidak termonitor apabila bank sentral hanya\u00a0 banknya bank. Perlu di antisipasi, sehingga BI mengembangkan road map untuk\u00a0 Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) \u00a02019-2025, diamana visi SPI 2025 adalah :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Digital open banking dan interlink bank-fintech. Melalui standarisasi <em>open Aplication Programming Interface<\/em> (API). Dengan <em>Open API<\/em> memungkinkan keterbukaan informasi keuangan bank dan <em>fintech<\/em> sehingga memberikan keamanan dan kemudahan masyarakat dalam melakukan transaksi serta memungkingkan <em>interlink<\/em> antar pelaku.<\/li>\n<li>Pengembangan <em>retail payment<\/em>, mengarah pada penyelenggaraan secara <em>real time, seamless<\/em>, tersedia 24\/7. Peningkatan keamanan dan efisiensi sistem pembayaran, melalui <em>fast payment<\/em>, optimalisasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan pengembangan <em>unified payment interface.<\/em><\/li>\n<li>Pengembangan <em>wholesale payment<\/em> dan <em>financial market infrastructure<\/em>, mencakup pengembangan RTGS, CC , CSD, ETP, SSS dan <em>trade repository<\/em>.<\/li>\n<li>Pengembangan data nasional termasuk infrastrukturnya yang kolaboratif dan terintegrasi sehingga dapat dioptimalkan pemanfaatannya.<\/li>\n<li>Pengaturan, pengawasan, perizinan dan pelaporan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/LouNuMk_748\" width=\"560\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<h6>Lihat juga :\u00a0<em><a href=\"http:\/\/vibizmedia.com\/2019\/08\/29\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-pendalaman-pasar-keuangan-dan-peningkatan-investor-lokal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" class=\"broken_link\">Destry Damayanti \u2013 Dewan Gubernur Senior BI : Pendalaman Pasar Keuangan dan Peningkatan Investor Lokal (Part 2\/5)<\/a><\/em><\/h6>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Fintech dan Edukasi Masyarakat<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam hal perkembangan <em>fintech<\/em>, bukan hanya Bank Indonesia yang melakukan monitoring, namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melakukan monitoring, semua fintech yang melakukan <em>peer to peer lending<\/em>\u00a0harus melapor ke OJK, bila tidak melakukannya maka hal itu adalah illegal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian juga dalam hal aplikasinya di masyarakat, maka penting adanya edukasi ke masyarakat dengan memberikan informasi sejelas-jelasnya, khususnya \u00a0masyarakat harus\u00a0 paham apakah ini legal atau tidak karena banyak sekali P2P dari luar yang masuk ke Indonesia, hal ini terjadi karena market kita luar biasa besarnya. Persaingan fintech semakin ketat dan kebanyakan dari China. OJK sudah melakukan koordinasi dengan BI karena P2P berkaitan dengan <em>payment system<\/em> yang dimonitor oleh BI.\u00a0 Yang penting di sini BI sebagai regulator tidak boleh ketinggalan kereta, sekali lagi regulator\u00a0 harus <em>head of the curve<\/em>, sehingga perlu mempersiapkan SDM-nya sedemikian rupa sehingga bisa mengikuti kemajuan <em>fintech<\/em> yang perkembangaannya cepat sekali, demikian penjelasan Destry Damayanti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenai kemungkinan terjadinya <em>shadow banking<\/em> akibat perkembangan <em>fintech<\/em> ini, Destry menjelaskan bahwa <em>peer\u00a0 to peer<\/em> seperti di China , dimana lembaga yang bisa menarik dana dari masyarakat hanya bank, sehingga dalam perkembangan P2P perlu diwaspadai bahwa tidak boleh terjadi <em>shadow banking<\/em> dimana penyelenggara P2P \u00a0bisa\u00a0 menarik dana dari masyarakat seperti tabungan dan menyalurkan dana dimana mereka <em>&#8220;acting as the bank&#8221;<\/em>,\u00a0 karena kalau menjadi bank itu <em>highly regulated<\/em> termasuk juga masalah SDM sangat diatur, juga masalah <em>compliance<\/em> dsb.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daniel Sumbayak \u2013 CEO Vibiz Consulting, menanggapi perkembangan digital economy ini memberikan pandangannya bahwa dunia usaha tidak bisa dicegah akan selalu melakukan inovasi untuk memberikan akses terbaik bagi <em>customers<\/em>-nya, tentunya akan cenderung mengaplikasikan system pembayaran termutakhir, sehingga inovasi ini akan terus berkembang. Bank Indonesia sebagai pengendali moneter perlu terus juga mengimbangi dengan inovasi pengawasan dan regulasi sehingga mampu mengikuti perkembangan, sekaligus menutup celah terjadinya praktek transaksi yang berpotensi merugikan masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia &#8211; Wawancara Khusus) Digital ekonomi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan searah dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, diperkirakan ada 50 juta pengguna baru internet pada periode 2015-2020, juga diperkirakan bakal menjadi pengguna sosial media terbesar di dunia. Menurut laporan McKinsey, sektor e-commerce Indonesia terdiri dari USD 5 milar transaksi formal e-tailing dan lebih dari USD [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101027,"featured_media":218807,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[22,192,8873],"tags":[2037,18123,5927,14573],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Destry Damayanti - Dewan Gubernur Senior BI: Era Fintech, Waspadai Shadow Banking (Part 3\/5) - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia &#8211; Wawancara Khusus) Digital ekonomi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan searah dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, diperkirakan ada 50 juta pengguna baru internet pada periode 2015-2020, juga diperkirakan bakal menjadi pengguna sosial media terbesar di dunia. Menurut laporan McKinsey, sektor e-commerce Indonesia terdiri dari USD 5 milar transaksi formal e-tailing dan lebih dari USD [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-03T11:30:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-01-08T09:41:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Destry.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"750\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kristanto Nugroho\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Destry.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Destry.jpg\",\"width\":1000,\"height\":750},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/\",\"name\":\"Destry Damayanti - Dewan Gubernur Senior BI: Era Fintech, Waspadai Shadow Banking (Part 3\/5) - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-09-03T11:30:53+00:00\",\"dateModified\":\"2020-01-08T09:41:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/afa561c2527d08b035ffb409be75010d\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Destry Damayanti &#8211; Dewan Gubernur Senior BI: Era Fintech, Waspadai Shadow Banking (Part 3\/5)\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/afa561c2527d08b035ffb409be75010d\",\"name\":\"Kristanto Nugroho\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kristanto Nugroho\"},\"description\":\"CEO of Vibiz Media Network, currently he is also the advisor of Vibiz Consulting.\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/kristanto\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Destry Damayanti - Dewan Gubernur Senior BI: Era Fintech, Waspadai Shadow Banking (Part 3\/5) - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia &#8211; Wawancara Khusus) Digital ekonomi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan searah dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, diperkirakan ada 50 juta pengguna baru internet pada periode 2015-2020, juga diperkirakan bakal menjadi pengguna sosial media terbesar di dunia. Menurut laporan McKinsey, sektor e-commerce Indonesia terdiri dari USD 5 milar transaksi formal e-tailing dan lebih dari USD [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2019-09-03T11:30:53+00:00","article_modified_time":"2020-01-08T09:41:39+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":750,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Destry.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Kristanto Nugroho","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Destry.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Destry.jpg","width":1000,"height":750},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/","name":"Destry Damayanti - Dewan Gubernur Senior BI: Era Fintech, Waspadai Shadow Banking (Part 3\/5) - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#primaryimage"},"datePublished":"2019-09-03T11:30:53+00:00","dateModified":"2020-01-08T09:41:39+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/afa561c2527d08b035ffb409be75010d"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2019\/09\/03\/destry-damayanti-dewan-gubernur-senior-bi-era-fintech-dan-waspadai-shadow-banking-part-35\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Destry Damayanti &#8211; Dewan Gubernur Senior BI: Era Fintech, Waspadai Shadow Banking (Part 3\/5)"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/afa561c2527d08b035ffb409be75010d","name":"Kristanto Nugroho","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/94d25d2082f4c98bcbae05e8010a8b71?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kristanto Nugroho"},"description":"CEO of Vibiz Media Network, currently he is also the advisor of Vibiz Consulting.","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/kristanto\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212673"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101027"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=212673"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212673\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":218815,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/212673\/revisions\/218815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/218807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=212673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=212673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=212673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}