{"id":249845,"date":"2020-12-23T22:13:36","date_gmt":"2020-12-23T15:13:36","guid":{"rendered":"http:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=249845"},"modified":"2020-12-23T22:15:27","modified_gmt":"2020-12-23T15:15:27","slug":"moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/","title":{"rendered":"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer yang Ikut Garap Fitur Swakemudi Tesla di AS"},"content":{"rendered":"<div class=\"intro intro--bold\">\n<p style=\"text-align: justify;\">(Vibizmedia &#8211; Internasional) Moorissa Tjokro (26 tahun) adalah 1 dari hanya 6 Autopilot Software Engineer perempuan yang bekerja untuk perusahaan Tesla, di California. Ia mengakui bahwa profesi ini masih jarang ditekuni perempuan. Belum lama ini, ia dipercaya ikut menggarap fitur swakemudi atau Full-Self-Driving untuk Tesla. Belum lama ini, perusahaan mobil Tesla di Amerika Serikat, meluncurkan fitur kecerdasan buatan swakemudi penuh atau Full-Self-Driving versi beta, yang kini sudah tersedia secara terbatas bagi para pengguna mobilnya.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"article-content\" class=\"content-floated-wrap fb-quotable\">\n<div class=\"wsw\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Di balik penggarapan fitur ini ada sosok warga Indonesia, Moorissa Tjokro (26 tahun), yang berprofesi sebagai Autopilot Software Engineer atau insinyur perangkat lunak autopilot untuk Tesla di San Francisco, California.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebagai Autopilot Software Engineer, bagian-bagian yang kita lakukan, mencakup\u00a0<em>computer vision<\/em>, seperti\u00a0<em>gimana sih<\/em>\u00a0mobil itu (melihat) dan mendeteksi lingkungan di sekitar kita. Apa ada mobil di depan kita? Tempat sampah di kanan kita? Dan juga,\u00a0<em>gimana\u00a0<\/em>kita bisa bergerak atau yang namanya\u00a0<em>control and behavior planning<\/em>, untuk ke kanan, ke kiri,\u00a0<em>maneuver in a certain way<\/em>\u00a0(manuver dengan cara tertentu.red),\u201d ujar Moorissa Tjokro lewat wawancara dengan VOA belum lama ini.<\/p>\n<div class=\"wsw__embed\" style=\"text-align: justify;\">\n<figure class=\"media-image js-media-expand js-media-expand--ready\">\n<div class=\"img-wrap\">\n<div class=\"thumb\"><img class=\" enhanced\" src=\"https:\/\/gdb.voanews.com\/0F54E974-1559-4BFE-AD11-2C17F7616C99_w650_r0_s.jpg\" alt=\"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer Tesla, bersama rekan-rekan kerjanya (dok: Moorissa Tjokro)\" \/><\/div>\n<\/div><figcaption><span class=\"caption\">Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer Tesla, bersama rekan-rekan kerjanya (dok: Moorissa Tjokro)<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bekerja untuk Tesla sejak Desember 2018 silam, sebelum dipercaya menjadi Autopilot Software Engineer, Moorissa ditunjuk oleh Tesla untuk menjadi seorang Data Scientist, yang juga menangani perangkat lunak mobil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSekitar dua tahun yang lalu, temanku sebenarnya\u00a0<em>intern\u00a0<\/em>(magang.red) di Tesla. Dan waktu itu dia sempat\u00a0<em>ngirimin<\/em>\u00a0resume-ku ke timnya. Dari situ, aku\u00a0<em>tuh<\/em>\u00a0sebenarnya\u00a0<em>enggak<\/em>\u00a0pernah\u00a0<em>apply,<\/em>\u00a0jadi langsung di kontak sama Tesla-nya sendiri. Dan dari situlah kita mulai proses\u00a0<em>interview<\/em>,\u201d kenangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehari-harinya, perempuan kelahiran tahun 1994 ini bertugas untuk mengevaluasi perangkat lunak autopilot, serta melakukan pengujian terhadap kinerja mobil, juga mencari cara untuk meningkatkan kinerjanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita pengin banget, gimana caranya bisa membuat sistem itu seaman mungkin. Jadi sebelum diluncurkan autopilot\u00a0<em>software<\/em>-nya, kita selalu ada\u00a0<em>very rigorous testing<\/em>\u00a0(pengujian yang sangat ketat.red), yang giat dan menghitung semua risiko-risiko agar komputernya bisa benar-benar aman untuk semuanya,\u201d jelas perempuan yang sudah menetap di Amerika sejak tahun 2011 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Bekerja Hingga 70 Jam Seminggu<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fitur Full-Self-Driving ini adalah salah satu proyek terbesar Tesla yang ikut digarap oleh Moorissa, yang merupakan tingkat tertinggi dari sistem autopilot, di mana pengemudi tidak perlu lagi menginjak pedal rem dan gas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena kita pengin mobilnya benar-benar kerja sendiri. Apalagi kalau di tikungan-tikungan. Bukan cuman di jalan tol, tapi juga di jalan-jalan yang biasa,\u201d tambah perempuan yang hobi melukis di waktu senggangnya ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Moorissa mengaku bahwa proses penggarapan fitur ini \u201cbenar-benar susah\u201d dan telah memakan jam kerja yang sangat panjang, khususnya untuk tim autopilot, mencapai 60-70 jam seminggu.<\/p>\n<div class=\"wsw__embed\" style=\"text-align: justify;\">\n<figure class=\"media-image js-media-expand js-media-expand--ready\">\n<div class=\"img-wrap\">\n<div class=\"thumb\"><img class=\" enhanced\" src=\"https:\/\/gdb.voanews.com\/B1209783-9E8D-486B-BAE5-5C1CC36EBC0E_w650_r0_s.png\" alt=\"Salah satu tugas Moorissa adalah menguji kinerja mobil Tesla beserta perangkat lunaknya (dok: Moorissa)\" \/><\/div>\n<\/div><figcaption><span class=\"caption\">Salah satu tugas Moorissa adalah menguji kinerja mobil Tesla beserta perangkat lunaknya (dok: Moorissa)<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walau belum pernah berinteraksi secara langsung dengan CEO Elon Musk, banyak pekerjaan Moorissa yang khusus diserahkan langsung kepadanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSering ketemu di kantor dan banyak bagian dari kerjaan saya yang memang untuk dia atau untuk dipresentasikan ke dia,\u201d ceritanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengingat tugasnya yang harus menguji perangkat lunak mobil, sebagai karyawan, Moorissa dibekali mobil Tesla yang bisa ia gunakan sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena kerjanya dengan mobil, juga dikasih\u00a0<em>perk<\/em>\u00a0(keuntungan.red) untuk\u00a0<em>drive\u00a0<\/em>mobilnya juga kemana-mana, biar bisa di\u00a0<em>testing<\/em>,\u201d jelas Moorissa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Perempuan di Dunia STEM Masih Jarang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prestasi Moorissa di dunia STEM (Sains, Teknologi, Teknik\/Engineering, Matematika) memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Tahun 2011, saat baru berusia 16 tahun, Moorissa mendapat beasiswa Wilson and Shannon Technology untuk kuliah di Seattle Central College. Pada waktu itu ia tidak bisa langsung kuliah di institusi besar atau universitas di Amerika, yang memiliki persyaratan umur minimal 18 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun 2012, Moorissa yang telah memegang gelar Associate Degree atau D3 di bidang sains, lalu melanjutkan kuliah S1 jurusan Teknik Industri dan Statistik, di Georgia Institute of Technology di Atlanta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain aktif berorganisasi di kampus, berbagai prestasi pun berhasil diraihnya, antara lain President\u2019s Undergraduate Research Award dan nominasi Helen Grenga untuk insinyur perempuan terbaik di Georgia Tech. Tidak hanya itu, ia pun menjadi salah satu lulusan termuda di kampus, di umurnya yang baru 19 tahun, dengan predikat Summa Cum Laude.<\/p>\n<div class=\"wsw__embed\" style=\"text-align: justify;\">\n<figure class=\"media-image js-media-expand js-media-expand--ready\">\n<div class=\"img-wrap\">\n<div class=\"thumb\"><img class=\" enhanced\" src=\"https:\/\/gdb.voanews.com\/238159C9-0986-4CAC-BBCF-4EAD1EA3D0E9_cx0_cy25_cw100_w650_r0_s.jpg\" alt=\"Moorissa (ke-2 dari kanan) dan keluarga di acara kelulusan di Columbia University (dok: Moorissa)\" \/><\/div>\n<\/div><figcaption><span class=\"caption\">Moorissa (ke-2 dari kanan) dan keluarga di acara kelulusan di Columbia University (dok: Moorissa)<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah lulus S1 tahun dan bekerja selama dua tahun di perusahaan pemasaran dan periklanan, MarkeTeam di Atlanta, tahun 2016 Moorissa lalu melanjutkan pendidikan S2 jurusan Data Science di Columbia University, di New York. Ia pun kembali menoreh prestasi dalam beberapa kompetisi, antara lain, juara 1 di ajang Columbia Annual Data Science Hackathon dan juara 1 di ajang Columbia Impact Hackacton.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecintaan Moorissa akan bidang matematika dan aljabar sejak dulu telah mendorongnya untuk terjun lebih dalam ke dunia STEM, sebuah bidang yang masih sangat jarang ditekuni oleh perempuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan data dari National Science Foundation di Amerika Serikat, jumlah perempuan yang memiliki gelar sarjana di bidang teknik dalam 20 tahun terakhir telah meningkat, namun jumlahnya masih tetap di bawah laki-laki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kenyataannya, menurut organisasi nirlaba, American Association of University Women yang bertujuan memajukan kesejahteraan perempuan melalui advokasi, pendidikan, dan penelitian, jumlah perempuan yang bekerja di bidang STEM, hanya 28 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Organisasi ini juga mengatakan kesenjangan gender masih sangat tinggi di beberapa pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat dan dengan gaji yang tinggi di masa depan, seperti di bidang ilmu komputer dan teknik atau engineering.<\/p>\n<div class=\"wsw__embed\" style=\"text-align: justify;\">\n<figure class=\"media-image js-media-expand js-media-expand--ready\">\n<div class=\"img-wrap\">\n<div class=\"thumb\"><img class=\" enhanced\" src=\"https:\/\/gdb.voanews.com\/16B68A8D-D777-4C07-83A1-C7FB1B10705A_w650_r0_s.png\" alt=\"Moorissa Tjokro bersama CEO Elon Musk dan tim Autopilot di acara peluncuran fitur FSD (dok: Moorissa)\" \/><\/div>\n<\/div><figcaption><span class=\"caption\">Moorissa Tjokro bersama CEO Elon Musk dan tim Autopilot di acara peluncuran fitur FSD (dok: Moorissa)<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fakta ini terlihat di kantor Tesla, di mana hanya terdapat 6 Autopilot Engineer perempuan, termasuk Moorissa, dari total 110 Autopilot Engineer. Dua dari 6 perempuan tersebut kini fokus menjadi manajer produk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi benar-benar jarang. Saya enggak tahu statistik di luar Silicon Valley, atau\u00a0<em>even<\/em>\u00a0di luar Tesla,\u201d kata lulusan SMA Pelita Harapan di Indonesia ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Moorissa beruntung bahwa keinginannya untuk terjun ke dunia sains didukung oleh keluarganya, yang melihat prestasi gemilangnya di bidang yang ia cintai ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTapi sebenarnya yang bikin aku benar-benar tertarik untuk ke dunia ini adalah ayahku, karena aku benar-benar, (beranjak dewasa melihat Ayah sebagai inspirasi terbesar dalam hidupku). Dia seorang insinyur elektrik dan entrepreneur, dan aku bisa ngeliat kalau teknik-teknik insinyur, itu benar-benar fun, penuh tantangan, dan itu aku suka,\u201d ceritanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walau begitu, Moorissa mengatakan, ia merasa beruntung, karena tidak pernah mengalami diskriminasi atau perbedaan di dunia kerja yang masih didominasi oleh laki-laki ini. Meskipun menurutnya, perempuan cenderung lebih\u00a0<em>\u201cnurut\u201d\u00a0<\/em>dan mengiakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMungkin ini karena saya dibesarkan di Indonesia, jadi juga sering\u00a0<em>ngomong sorry<\/em>\u00a0dan mungkin ini bukan cuman\u00a0<em>cewek\u00a0<\/em>aja, tapi minoritas-minoritas di bidang yang tertentu,\u00a0<em>gitu<\/em>. Jadi\u00a0<em>self-esteem<\/em>\u00a0(rasa percaya diri.red) kita juga bisa turun, karena kita representing a minority (mewakili minoritas.red),\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengingat masih jarang terlihat perempuan yang terjun ke dunia STEM, Moorissa melihat kurangnya panutan perempuan di dunia STEM sebagai \u201ctantangan yang paling besar.\u201d Hal ini menyebabkan kurangnya motivasi terhadap perempuan untuk mencapai posisi eksekutif, khususnya di dunia teknologi dan otomotif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena jarang ya, untuk bisa melihat posisi itu adalah perempuan, karena memang\u00a0<em>enggak\u00a0<\/em>ada,\u00a0<em>gitu<\/em>. Hampir\u00a0<em>enggak<\/em>\u00a0ada,\u201d ucap Moorissa.<\/p>\n<div class=\"wsw__embed wsw__embed--small\" style=\"text-align: justify;\">\n<figure class=\"media-image js-media-expand js-media-expand--ready\">\n<div class=\"img-wrap\">\n<div class=\"thumb\"><img src=\"https:\/\/gdb.voanews.com\/5A9C1AA2-CE08-43CA-891E-0266F0250D71_w250_r0_s.jpg\" alt=\"Brenda Ekwurzel (kanan), Director of Climate Science di lembaga Union of Concerned Scientists, Washington, D.C. (dok: Brenda Ekwurzel)\" \/><\/div>\n<\/div><figcaption><span class=\"caption\">Brenda Ekwurzel, Director of Climate Science di lembaga Union of Concerned Scientists, Washington, D.C. (dok: Brenda Ekwurzel)<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan ini dudukung juga oleh Brenda Ekwurzel, seorang ilmuwan senior di bidang iklim, yang juga adalah Director of Climate Science untuk program iklim dan energi di lembaga Union of Concerned Scientists di Washington, D.C. Menurutnya, kurangnya arahan yang diberikan mengenai karir di bidang STEM adalah salah satu faktor kendala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak punya mentor ketika kamu sedang mempelajari perjalanan karier yang berbeda dan mencari tahu apa yang perlu dilakukan untuk bisa sukses. Sebagai ilmuwan tidak hanya perlu mengerti soal sains dan melakukan penelitian. Ada banyak hal lainnya, seperti bagaimana mencari dana dan apa yang perlu dilakukan,\u201d jelasnya kepada VOA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kini, dengan semakin banyak perempuan yang menempuh pendidikan secara formal dan berhasil sukses, perlu adanya lebih banyak arahan dan dukungan yang bisa meningkatkan karier mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cCari orang yang dapat membantumu, siapa pun mereka. Bertanya jika punya pertanyaan,\u201d tambah Ekwurzel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Moorissa pun tetap optimistis, terutama dengan adanya berbagai organisasi yang meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang STEM, seperti Society of Women Engineers.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni sangatlah penting untuk generasi kita di masa depan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<div class=\"wsw__embed\" style=\"text-align: justify;\">\n<figure class=\"media-image js-media-expand js-media-expand--ready\">\n<div class=\"img-wrap\">\n<div class=\"thumb\"><img class=\" enhanced\" src=\"https:\/\/gdb.voanews.com\/248F4E5F-57A9-4B05-A7F5-79949A5D67B2_w650_r0_s.jpg\" alt=\"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer Tesla di San Francisco, CA (dok: Moorissa Tjokro)\" \/><\/div>\n<\/div><figcaption><span class=\"caption\">Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer Tesla di San Francisco, CA (dok: Moorissa Tjokro)<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam meraih cita-cita dalam bidang apa pun, pesan Moorissa hanyalah satu, yaitu\u00a0<em>\u201cfollow your heart\u201d<\/em>\u00a0atau ikuti kata hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cWalau pun mungkin banyak orang yang enggak setuju atau berpikir keputusan kita bukan yang terbaik,\u00a0<em>we have to follow our hearts<\/em>\u00a0(dan) karena ketika kita\u00a0<em>follow our hearts<\/em>, kita\u00a0<em>enggak<\/em>\u00a0mungkin\u00a0<em>nyesel<\/em>,\u201d pesan Moorissa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDan ketika kita tahu apa yang kita suka, sebesar-besarnya tikungan, jalan, atau\u00a0<em>mountains<\/em>, ada sedikit semangat untuk menekuni bidang tersebut,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk ke depannya, Moorissa bercita-cita untuk membangun yayasan yang bertujuan untuk memberantas kemiskinan di Indonesia.<\/p>\n<p>Sumber: <em>www.voaindonesia.com<\/em><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia &#8211; Internasional) Moorissa Tjokro (26 tahun) adalah 1 dari hanya 6 Autopilot Software Engineer perempuan yang bekerja untuk perusahaan Tesla, di California. Ia mengakui bahwa profesi ini masih jarang ditekuni perempuan. Belum lama ini, ia dipercaya ikut menggarap fitur swakemudi atau Full-Self-Driving untuk Tesla. Belum lama ini, perusahaan mobil Tesla di Amerika Serikat, meluncurkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101011,"featured_media":249849,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[192,182,8873,17877],"tags":[25457,19037],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer yang Ikut Garap Fitur Swakemudi Tesla di AS - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia &#8211; Internasional) Moorissa Tjokro (26 tahun) adalah 1 dari hanya 6 Autopilot Software Engineer perempuan yang bekerja untuk perusahaan Tesla, di California. Ia mengakui bahwa profesi ini masih jarang ditekuni perempuan. Belum lama ini, ia dipercaya ikut menggarap fitur swakemudi atau Full-Self-Driving untuk Tesla. Belum lama ini, perusahaan mobil Tesla di Amerika Serikat, meluncurkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-23T15:13:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-12-23T15:15:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Moorissa-Tjokro-26-tahun-Autopilot-Software-Engineer-Tesla-di-San-Francisco-AS-dok-Moorissa.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1023\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"575\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Emy Trimahanani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Moorissa-Tjokro-26-tahun-Autopilot-Software-Engineer-Tesla-di-San-Francisco-AS-dok-Moorissa.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Moorissa-Tjokro-26-tahun-Autopilot-Software-Engineer-Tesla-di-San-Francisco-AS-dok-Moorissa.png\",\"width\":1023,\"height\":575,\"caption\":\"Moorissa Tjokro (26 tahun) Autopilot Software Engineer Tesla, di San Francisco, AS (dok: Moorissa)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/\",\"name\":\"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer yang Ikut Garap Fitur Swakemudi Tesla di AS - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2020-12-23T15:13:36+00:00\",\"dateModified\":\"2020-12-23T15:15:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/ebf03fdc3156ab30a85bc15aa0a87e98\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer yang Ikut Garap Fitur Swakemudi Tesla di AS\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/ebf03fdc3156ab30a85bc15aa0a87e98\",\"name\":\"Emy Trimahanani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fd0c964969449dd26045a81e10918cc4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fd0c964969449dd26045a81e10918cc4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Emy Trimahanani\"},\"description\":\"Editor in Chief of Vibizmedia.com and Head of Vibiz Learning Center\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/emy-trimahanani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer yang Ikut Garap Fitur Swakemudi Tesla di AS - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia &#8211; Internasional) Moorissa Tjokro (26 tahun) adalah 1 dari hanya 6 Autopilot Software Engineer perempuan yang bekerja untuk perusahaan Tesla, di California. Ia mengakui bahwa profesi ini masih jarang ditekuni perempuan. Belum lama ini, ia dipercaya ikut menggarap fitur swakemudi atau Full-Self-Driving untuk Tesla. Belum lama ini, perusahaan mobil Tesla di Amerika Serikat, meluncurkan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2020-12-23T15:13:36+00:00","article_modified_time":"2020-12-23T15:15:27+00:00","og_image":[{"width":1023,"height":575,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Moorissa-Tjokro-26-tahun-Autopilot-Software-Engineer-Tesla-di-San-Francisco-AS-dok-Moorissa.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Emy Trimahanani","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Moorissa-Tjokro-26-tahun-Autopilot-Software-Engineer-Tesla-di-San-Francisco-AS-dok-Moorissa.png","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Moorissa-Tjokro-26-tahun-Autopilot-Software-Engineer-Tesla-di-San-Francisco-AS-dok-Moorissa.png","width":1023,"height":575,"caption":"Moorissa Tjokro (26 tahun) Autopilot Software Engineer Tesla, di San Francisco, AS (dok: Moorissa)"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/","name":"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer yang Ikut Garap Fitur Swakemudi Tesla di AS - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#primaryimage"},"datePublished":"2020-12-23T15:13:36+00:00","dateModified":"2020-12-23T15:15:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/ebf03fdc3156ab30a85bc15aa0a87e98"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2020\/12\/23\/moorissa-tjokro-autopilot-software-engineer-yang-ikut-garap-fitur-swakemudi-tesla-di-as\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Moorissa Tjokro, Autopilot Software Engineer yang Ikut Garap Fitur Swakemudi Tesla di AS"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/ebf03fdc3156ab30a85bc15aa0a87e98","name":"Emy Trimahanani","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fd0c964969449dd26045a81e10918cc4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fd0c964969449dd26045a81e10918cc4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Emy Trimahanani"},"description":"Editor in Chief of Vibizmedia.com and Head of Vibiz Learning Center","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/emy-trimahanani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249845"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101011"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=249845"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249845\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":249847,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249845\/revisions\/249847"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/249849"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=249845"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=249845"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=249845"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}