{"id":394084,"date":"2024-12-06T18:05:09","date_gmt":"2024-12-06T11:05:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?p=394084"},"modified":"2024-12-06T18:05:09","modified_gmt":"2024-12-06T11:05:09","slug":"kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/","title":{"rendered":"Kebaya Diakui Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO: Kebanggaan Bersama ASEAN"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex max-w-full flex-col flex-grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"3acc1e79-0ff4-4247-aae6-9bdfe5067111\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light\">\n<p style=\"text-align: justify;\">(Vibizmedia &#8211; Asunci\u00f3n, Paraguay) Kebaya, sebagai busana tradisional yang sarat nilai budaya, telah resmi tercatat dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 4 Desember 2024. Keputusan ini diambil dalam sesi ke-19 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO yang berlangsung di Asunci\u00f3n, Paraguay.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penetapan tersebut merupakan hasil pengajuan bersama oleh lima negara ASEAN\u2014Indonesia, Brunei, Malaysia, Singapura, dan Thailand\u2014yang berhasil memenuhi kriteria pencatatan sesuai Konvensi 2003 UNESCO.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan pengesahan ini, Kebaya menjadi warisan budaya takbenda ke-15 dari Indonesia yang tercatat di UNESCO, menyusul pencatatan Reog Ponorogo sehari sebelumnya dalam kategori &#8220;In Need of Urgent Safeguarding.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebaya juga menjadi elemen budaya kedua dari Indonesia yang masuk kategori nominasi multinasional, setelah Pantun yang terdaftar pada 2020 atas kerja sama Indonesia dan Malaysia. Keberhasilan ini dianggap sebagai tonggak penting dalam melestarikan warisan budaya di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Delegasi RI dalam sidang tersebut, Dubes Mohamad Oemar, menyampaikan bahwa inskripsi Kebaya sebagai WBTb UNESCO adalah pengakuan terhadap kekayaan sejarah dan identitas budaya negara-negara Asia Tenggara. Ia juga menegaskan bahwa pencatatan ini mencerminkan semangat multikulturalisme serta kerja sama regional dalam melestarikan warisan budaya bersama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dubes Sulaiman Syarif, yang juga menjadi bagian dari Delegasi RI, menambahkan bahwa keberhasilan ini mempererat solidaritas negara-negara ASEAN. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi regional untuk menjaga nilai-nilai budaya yang berharga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, turut menyampaikan kebanggaannya, menyebut Kebaya sebagai simbol persatuan di kawasan Asia Tenggara. Ia menekankan bahwa pengakuan dunia ini mencerminkan komitmen negara-negara pengusul untuk melestarikan dan merayakan budaya yang mendalam maknanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses pengajuan Kebaya dimulai sejak 2021, diprakarsai oleh Delegasi Tetap RI untuk UNESCO yang dipimpin oleh Dubes Oemar. Melalui berbagai pertemuan dan lokakarya di lima negara pengusul, dokumen nominasi akhirnya diajukan pada Maret 2023.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai bentuk perayaan atas pencapaian ini, kelima negara mengadakan pameran dan pertunjukan Kebaya di sela-sela sidang UNESCO. Acara ini tidak hanya meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya Kebaya, tetapi juga mendorong dialog lintas budaya dan kerja sama untuk menjaga keberlanjutannya bagi generasi mendatang.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Vibizmedia &#8211; Asunci\u00f3n, Paraguay) Kebaya, sebagai busana tradisional yang sarat nilai budaya, telah resmi tercatat dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 4 Desember 2024. Keputusan ini diambil dalam sesi ke-19 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO yang berlangsung di Asunci\u00f3n, Paraguay. Penetapan tersebut merupakan hasil pengajuan bersama oleh lima negara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":101059,"featured_media":394085,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[1],"tags":[19543,6953,32052],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.7.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebaya Diakui Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO: Kebanggaan Bersama ASEAN - Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Vibizmedia &#8211; Asunci\u00f3n, Paraguay) Kebaya, sebagai busana tradisional yang sarat nilai budaya, telah resmi tercatat dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 4 Desember 2024. Keputusan ini diambil dalam sesi ke-19 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO yang berlangsung di Asunci\u00f3n, Paraguay. Penetapan tersebut merupakan hasil pengajuan bersama oleh lima negara [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vibizmedia.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-06T11:05:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/kebayaunesco2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"750\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dyah Marwatri Nugrahani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\",\"name\":\"Vibizmedia.com\",\"description\":\"Business, Culture and Research\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/kebayaunesco2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/kebayaunesco2.jpg\",\"width\":1000,\"height\":750,\"caption\":\"Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) UNESCO sesi ke-19 pada 4 Desember 2024 di Asunci\\u00f3n, Paraguay.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/\",\"name\":\"Kebaya Diakui Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO: Kebanggaan Bersama ASEAN - Vibizmedia.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-12-06T11:05:09+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-06T11:05:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebaya Diakui Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO: Kebanggaan Bersama ASEAN\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3\",\"name\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dyah Marwatri Nugrahani\"},\"description\":\"A journalist in www.vibizmedia.com\",\"url\":\"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kebaya Diakui Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO: Kebanggaan Bersama ASEAN - Vibizmedia.com","og_description":"(Vibizmedia &#8211; Asunci\u00f3n, Paraguay) Kebaya, sebagai busana tradisional yang sarat nilai budaya, telah resmi tercatat dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 4 Desember 2024. Keputusan ini diambil dalam sesi ke-19 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) UNESCO yang berlangsung di Asunci\u00f3n, Paraguay. Penetapan tersebut merupakan hasil pengajuan bersama oleh lima negara [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/","og_site_name":"Vibizmedia.com","article_published_time":"2024-12-06T11:05:09+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":750,"url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/kebayaunesco2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dyah Marwatri Nugrahani","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/","name":"Vibizmedia.com","description":"Business, Culture and Research","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#primaryimage","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/kebayaunesco2.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/kebayaunesco2.jpg","width":1000,"height":750,"caption":"Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) UNESCO sesi ke-19 pada 4 Desember 2024 di Asunci\u00f3n, Paraguay."},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#webpage","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/","name":"Kebaya Diakui Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO: Kebanggaan Bersama ASEAN - Vibizmedia.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-12-06T11:05:09+00:00","dateModified":"2024-12-06T11:05:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/2024\/12\/06\/kebaya-diakui-sebagai-warisan-budaya-takbenda-unesco-kebanggaan-bersama-asean\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebaya Diakui Sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO: Kebanggaan Bersama ASEAN"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#\/schema\/person\/f70b88bf2606d486992528062fb292f3","name":"Dyah Marwatri Nugrahani","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/#personlogo","inLanguage":"en-US","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cdc666c4ff4fe21397b9c200329f242f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dyah Marwatri Nugrahani"},"description":"A journalist in www.vibizmedia.com","url":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/author\/nugrahani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394084"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/101059"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=394084"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":394088,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/394084\/revisions\/394088"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/394085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=394084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=394084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.vibizmedia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=394084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}